Yohanes Bosco Otto : Moderasi Beragama dalam Perspektif Katolik Berakar pada Nilai Kasih dan Kemanusiaan

oleh -6046 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Yohanes Bosco Otto, Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, memaparkan nilai-nilai moderasi beragama dalam perspektif Katolik pada sebuah dialog yang digelar di Sekolah Santa Theresia 1 Pangkalpinang, Jumat, 01 Agustus 2025.

 

banner 336x280

Acara bertajuk “Mewujudkan Lembaga Pendidikan yang Toleran dan Cinta Kemanusiaan” ini merupakan kolaborasi antara Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, PD IPARI Pangkalpinang, dan Yayasan Vitus Bouma.

 

Dalam paparannya, Yohanes Bosco Otto menjelaskan bahwa moderasi beragama dalam ajaran Katolik berakar kuat pada nilai-nilai kasih. Ia mengutip beberapa ayat dari Kitab Suci, salah satunya adalah perintah “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” yang menjadi inti ajaran Katolik.

 

Menurutnya, konsep kasih ini tidak terbatas pada sesama umat Katolik saja, melainkan mencakup seluruh umat manusia, tanpa memandang suku, agama, atau ras.

 

Yohanes Bosco Otto juga menyoroti dokumen Konsili Vatikan II, yaitu deklarasi Nostra Aetate yang secara eksplisit membahas hubungan Gereja Katolik dengan agama-agama lain. Ia menjelaskan bahwa dokumen tersebut menegaskan bahwa Gereja Katolik tidak menolak apa pun yang benar dan suci dalam agama lain.

 

Sebaliknya, Gereja justru mendorong dialog dan kerja sama antarumat beragama untuk mencapai pemahaman dan kerukunan.

 

Ia menambahkan, moderasi beragama bagi umat Katolik adalah implementasi nyata dari iman yang berfokus pada kemanusiaan. Hal ini diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti dialog, kerja sama, dan saling menghormati perbedaan.

 

Yohanes Bosco Otto mengajak seluruh peserta, terutama para pendidik, untuk menjadi agen-agen moderasi beragama di lingkungan masing-masing, dimulai dari hal-hal kecil.

 

Dialog yang dihadiri oleh para perwakilan dari berbagai jenjang lembaga pendidikan dengan menghadirkan pemateri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang dan penyuluh lintas agama ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan praktik toleransi di lingkungan sekolah.

 

Sesi tanya jawab dan diskusi interaktif juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menggali lebih dalam tentang peran mereka dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang toleran dan cinta kemanusiaan.

 

Acara ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat moderasi beragama sebagai pondasi kerukunan di Kota Pangkalpinang. (GV004)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.