BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Inovasi dalam pendidikan terus digalakkan. Kali ini, jajaran guru MTs Negeri 1 Bangka mendapatkan pembekalan mendalam melalui kegiatan In House Training (IHT) Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning yang diselenggarakan pada Selasa (18/11).
Kegiatan IHT ini menghadirkan narasumber berkompeten, Dr. Kartika Sari, M.Pd.I., yang merupakan Pengawas Madya Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang. Kehadiran beliau bertujuan untuk memberikan perspektif baru dan strategi implementasi kurikulum yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pemahaman mendalam.
Dalam paparannya, Dr. Kartika Sari menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai “cinta” dalam proses pembelajaran. Konsep “Kurikulum Berbasis Cinta” yang dimaksud mencakup penanaman rasa cinta kepada Allah SWT, Rasulullah, tanah air, sesama manusia, serta mencintai ilmu pengetahuan itu sendiri.
“Kurikulum tidak hanya soal capaian materi, tetapi bagaimana kita sebagai pendidik mampu menumbuhkan benih-benih kecintaan pada peserta didik terhadap segala hal yang baik. Kecintaan inilah yang akan menjadi motor penggerak bagi mereka untuk terus belajar,” ujar Dr. Kartika Sari di hadapan para guru.
Lebih lanjut, beliau juga mengupas tuntas tentang konsep “Deep Learning” (Pembelajaran Mendalam). Metode ini mendorong guru agar tidak berhenti pada transfer informasi permukaan, melainkan memfasilitasi siswa untuk mencapai pemahaman yang komprehensif, berpikir kritis, dan mampu mengaplikasikan ilmu dalam konteks kehidupan nyata.
Kepala MTs Negeri 1 Bangka, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi tinggi atas materi yang disampaikan. Ia berharap IHT ini dapat menjadi bekal berharga bagi para guru untuk melakukan transformasi metode pengajaran di kelas.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Materi tentang Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning dari Ibu Dr. Kartika Sari ini sangat relevatif dan inspiratif untuk menciptakan ekosistem madrasah yang unggul dan berkarakter,” tutupnya.
Kegiatan IHT yang berlangsung dengan antusias ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif, memberikan kesempatan bagi para guru untuk merumuskan langkah-langkah konkret penerapan kurikulum inovatif tersebut di MTs Negeri 1 Bangka. (M3L)












