Pengawas Kemenag Pangkalpinang Bedah Kurikulum Berbasis Cinta & Deep Learning di MTsN 1 Bangka Tengah

oleh -250 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA TENGAH, BERITA-FAKTA.COM – MTs Negeri 1 Bangka Tengah mengambil langkah progresif dalam pengembangan mutu pendidikan dengan menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) & Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) selama dua hari, Rabu hingga Kamis (29-30 Oktober 2025).

 

banner 336x280

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan ini menghadirkan narasumber utama, Drs. H. Advis, M.H., Pengawas Madrasah Kankemenag Kota Pangkalpinang yang juga menjabat sebagai Ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

Dalam paparannya, H. Advis mengupas tuntas filosofi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang memiliki tujuan luhur untuk “Menumbuhkan Insan Paripurna”. Ia menjelaskan bahwa KBC dirancang untuk melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kaya nilai.

 

Berdasarkan materi yang disampaikan, H. Advis menekankan bahwa tujuan insan paripurna diwujudkan melalui lima dimensi utama:

– Humanis: Memanusiakan manusia dan menjunjung nilai luhur kehidupan.

– Nasionalis: Memiliki cinta dan kebanggaan terhadap bangsa dan negara.

– Naturalis: Selaras dengan alam, menjaga kelestarian lingkungan, dan menyadari hubungan spiritual dengan Tuhan.

– Toleran: Mampu hidup dalam keberagaman dan menghargai perbedaan agama, suku, dan budaya.

– Penuh Cinta: Menumbuhkan kasih sayang yang luas, yaitu cinta Tuhan, ilmu, alam, diri, sesama manusia, dan tanah air.

 

“KBC adalah gerakan nilai. Ia memastikan bahwa ilmu yang didapatkan di madrasah diinternalisasi melalui Panca Cinta—Cinta Allah dan Rasul, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama Manusia, serta Cinta Tanah Air,” tegas H. Advis.

 

Lebih lanjut, Ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Bangka Belitung tersebut menguraikan bahwa implementasi KBC harus didukung oleh Lingkungan Belajar Penuh Cinta yang memenuhi aspek Aman, Nyaman, Ramah, dan Menyenangkan. Aspek ini bertujuan menciptakan suasana di mana siswa dan guru dapat berinteraksi secara sehat dan sejahtera secara mental serta spiritual.

 

Dipadukan dengan pendekatan Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam, guru MTsN 1 Bangka Tengah dilatih untuk mendesain pembelajaran yang tidak sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan aplikatif.

 

Kepala MTsN 1 Bangka Tengah menyatakan bahwa workshop ini merupakan komitmen madrasah untuk menjadikan nilai-nilai KBC sebagai ruh dalam setiap proses pendidikan.

 

“Kami bertekad menjadikan MTsN 1 Bangka Tengah sebagai Ruang Tumbuh Penuh Cinta yang melahirkan generasi madrasah unggul, yang kuat imannya, cerdas ilmunya, dan paripurna karakternya,” pungkasnya. (M3L)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.