Operasi Senyap Halilintar: 7 Ton Timah Selundupan Milik Kolektor Kelas Kakap Digulung Satgas

oleh -245 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA BARAT,BERITAFAKTA.COM  – Pepatah “sudah jatuh tertimpa tangga” nampaknya sangat pas dilekatkan pada AHN, seorang kolektor timah di Kecamatan Mentok, Bangka Barat. Setelah upaya penyelundupan timah puluhan ton miliknya gagal total akibat kapal karam dihantam badai beberapa minggu lalu, kini giliran dirinya dicokok oleh Satuan Tugas (Satgas) Halilintar.

 

banner 336x280

Dalam operasi senyap pada Rabu, 10 Desember 2025, Satgas Halilintar berhasil menggerebek dan mengamankan 7 ton timah pasir kering dari gudang milik AHN. Penangkapan ini sekaligus membongkar jaringan penyelundupan timah yang selama ini beroperasi di perairan Bangka Barat.

 

Skandal Kapal Karam: Jejak Gagalnya Penyelundupan

Nama AHN mencuat ke permukaan setelah insiden dramatis yang menggemparkan warga Sukai dan Keraji, Desa Mayang, Kecamatan Teritip, awal November 2025. Sebuah kapal kayu bermuatan puluhan ton timah yang diduga akan diselundupkan ke luar negeri, karam setelah menabrak karang dan dihantam badai di perairan Bendul.

 

“Kapalnya sudah dibakar dan ditenggelamkan untuk menghilangkan jejak, tapi timahnya dibawa kembali ke gudang,” ungkap Apin, seorang nelayan setempat, kepada Radakbabel.com, Kamis (11/12/2025).

 

Menurut kesaksian nelayan, operasi penyelundupan tersebut melibatkan beberapa “bos” besar, termasuk AHN dan AJ, kolektor timah lain dari Mentok. Insiden karamnya kapal ini bukan hanya menghilangkan jejak, tetapi juga sempat membuat satu dari lima ABK dikabarkan hilang semalaman sebelum akhirnya ditemukan selamat.

 

“Sempat satu ABK hilang waktu dihantam badai. Kami juga ikut membantu mengangkut timah kembali ke mobil,” ujar ErW, warga lain yang menyaksikan kejadian tersebut.

 

Penggerebekan Gudang: Akhir Pelarian AHN

Kegagalan penyelundupan tersebut rupanya menjadi pintu masuk bagi aparat. Berdasarkan informasi dari AF (38), warga Mentok, AHN akhirnya berhasil diamankan oleh Satgas Halilintar.

 

“Kemarin AHN telah diamankan oleh Satgas Halilintar. Informasi dari anak buahnya, ada 7 ton timah yang disita dari gudang AHN,” kata AF.

 

Penangkapan AHN dan penyitaan 7 ton timah diyakini menjadi pukulan telak bagi jaringan penyelundupan di wilayah Rambat-Mayang.

 

“Semua orang tahu siapa dalang dari penyelundupan itu,” tegas AF, mengindikasikan bahwa kegiatan ilegal AHN sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat setempat.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Satgas Halilintar terkait detail penangkapan dan proses hukum selanjutnya. Namun, penangkapan ini menegaskan keseriusan aparat dalam memberantas praktik penambangan dan penyelundupan timah ilegal yang merugikan negara. (Yuko)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.