Dugaan Penimbunan Ratusan Ton Timah di Eks Smelter PMP, Tim Gabungan Temukan Gudang Tersegel Tanpa Logo Institusi

oleh -179 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke area eks smelter PT Panca Mega Persada (PMP) di Kawasan Industri Jelitik, Kabupaten Bangka, Jumat (02/01/2026). Langkah ini diambil guna menindaklanjuti dugaan adanya penimbunan ratusan ton pasir timah dan timah balok secara ilegal.

 

banner 336x280

Operasi ini melibatkan unsur kekuatan penuh yang terdiri dari

• Satgasus PT Timah & Satgas Halilintar

• Kadivpam PT Timah, Satgas Trisakti, dan BKO Korem 045/Garuda Jaya (Gaya)

 

Dalam penggeledahan di lokasi, perhatian tim tertuju pada sebuah gudang yang dalam kondisi terkunci rapat. Pintu gerbang gudang tersebut tampak dipasangi segel bertuliskan “TTD Management” tertanggal 27 November 2025.

 

Kejanggalan muncul saat pihak manajemen melalui karyawati berinisial Vr, mengklaim bahwa gudang tersebut berada di bawah pengawasan Kejaksaan Agung RI. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, segel yang terpasang sama sekali tidak mencantumkan atribut atau logo resmi Korps Adhyaksa tersebut.

 

Saat diminta membuka akses gudang, pihak manajemen menolak dengan dalih kunci dipegang oleh Kuasa Direksi yang berada di Jakarta. Vr mengaku tidak mengetahui detail tonase komoditas di dalamnya.

 

“Semuanya ada di pusat (Jakarta). Soal timah dan yang lain, saya tidak tahu apa-apa,” ujar Vr, seraya menambahkan bahwa tugasnya hanya sebatas mengurus administrasi penggajian staf keamanan.

 

Pihak manajemen juga sempat mempertanyakan urgensi kedatangan tim gabungan ini. Menurut mereka, pemeriksaan serupa sebelumnya telah dilakukan oleh Tim Satgas PKH.

 

Suasana sempat memanas saat tim berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan sosok yang mengaku sebagai Kuasa Direksi eks Smelter PMP. Dalam percakapan tersebut, pihak direksi bersikeras melarang tim gabungan masuk ke area gudang tanpa surat tugas resmi yang dikirimkan via WhatsApp.

 

“Kalau nanya saya izinkan atau tidak, saya tidak izinkan. Tapi kalau mau jaga, silakan di luar area pabrik,” tegas sang kuasa direksi sebelum memutus pembicaraan.

 

Di sisi lain, perwakilan tim gabungan menekankan bahwa langkah ini adalah bentuk pengawasan agar barang bukti tidak berpindah tempat.

 

“Kami hanya ingin memastikan jumlahnya, jangan sampai barang berpindah,” ujar salah satu petugas.

 

Di lokasi yang sama, tampak hadir Siau Sui Thin alias Asui, yang diketahui pernah tersandung perkara hukum di PN Sungailiat pada 2019 saat menjabat sebagai Direktur PT PMP. Saat dimintai konfirmasi mengenai keberadaan ratusan ton timah tersebut, Asui enggan memberikan pernyataan.

 

“Takut salah bicara,” jawabnya singkat sambil menghindari awak media.

 

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan pemantauan di sekitar area untuk memastikan status hukum dari komoditas yang tersimpan di dalam gudang misterius tersebut. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.