Misteri Wajah Pahlawan: Mengapa Portal Resmi Pemprov Babel ‘Tak Kenali’ Depati Amir yang Asli?

oleh -763 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Sebuah tanya besar menggelayuti benak masyarakat, budayawan, dan sejarawan Bangka Belitung. Mengapa portal web resmi Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, yang seharusnya menjadi jendela informasi terdepan, justru ‘tak kenal’ sosok pahlawan nasional pertamanya, Depati Amir? Bak duri dalam daging, perbedaan mencolok antara lukisan Depati Amir yang terpampang di laman babelprov.go.id dengan foto resmi yang ditetapkan Kementerian Sosial RI pada tahun 2018 bak tabir yang belum terkuak.

 

banner 336x280

Ketika jari menari di atas layar gawai, mengetik “Depati Amir pahlawan nasional” di mesin pencari, sebuah kejanggalan langsung menyapa. Alih-alih menampilkan wajah sang pejuang yang diakui secara nasional, portal Pemprov Babel justru menampilkan lukisan yang seolah asing, tak berjejak rekam perjuangan yang mengukir sejarah. Padahal, perjuangan menjadikan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional bukanlah perkara mudah, melalui penolakan berulang kali sebelum akhirnya diresmikan pada 2018. Apakah ini biang keladi kebingungan masyarakat akan wajah Depati Amir yang resmi?

 

Depati Amir, sang putra Bangka Belitung yang gagah berani, rela diasingkan hingga ke Kampung Air Mata, Kupang NTT, demi membela kedaulatan tanah kelahirannya. Namun, kini, seolah-olah ia kembali terasingkan, kali ini oleh portal resmi pemerintah daerahnya sendiri. Sebuah ironi yang mencengangkan. Portal yang semestinya menjadi etalase kegiatan resmi Pemprov Babel, justru menyajikan teka-teki visual yang mengusik nurani.

 

“Kenapa web resmi Pemprov Babel menampilkan gambar yang bukan sebenarnya gambar atau foto Depati Amir, tetapi sosok orang yang tidak dikenal atau lukisan yang tidak jelas siapa penciptanya?” tanya Ahmad Wahyudi, salah satu saksi mata perjalanan panjang pengajuan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional, menyuarakan keresahan yang sama dengan banyak pihak. Ia menegaskan, foto Depati Amir yang asli sejatinya bersumber dari lukisan orang Belanda pada zamannya.

 

Misteri ini kian meruncing dengan kabar hilangnya plakat dan sertifikat penetapan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional yang ditandatangani langsung oleh Presiden Joko Widodo. Menurut Ahmad Wahyudi, piagam asli tersebut bahkan pernah tertumpah kopi dan masih menyisakan bercak noda. Namun, hingga kini, keberadaannya bak ditelan bumi.

 

Desakan pun datang dari berbagai penjuru. Masyarakat, budayawan, dan sejarawan Bangka Belitung mendesak Pemprov Babel untuk serius dan segera mengganti foto Depati Amir di portal web resminya. Sudah saatnya wajah sang pahlawan yang sebenarnya terpampang, membersihkan kabut kebingungan yang selama ini menyelimuti, dan menunjukkan bahwa Pemprov Babel benar-benar mengenal serta menghargai perjuangan pahlawan kebanggaan mereka. Jangan sampai Depati Amir, yang berkorban demi negerinya, kini terlupakan bahkan oleh portal resmi tanah kelahirannya sendiri. (MJ001)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.