Wajah Duka Sang Ayah dan Kaburnya RSBT, Mediasi Berujung Drama Kucing-kucingan

oleh -2618 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Mediasi antara pihak keluarga dan Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) Pangkalpinang terkait kematian bayi 11 bulan seharusnya menjadi ruang klarifikasi, namun yang terjadi justru drama yang penuh ironi. Alih-alih memberikan penjelasan, perwakilan RSBT menghilang bak penjahat terdesak, keluar melalui pintu belakang, meninggalkan duka sang ayah dan pertanyaan besar di benak awak media.

 

banner 336x280

Di tengah kekacauan yang terjadi, sang ayah, Ari Fianto, mencoba menahan badai kesedihan yang melanda. Dengan seragam kepolisiannya yang gagah, ia berdiri tegak di depan awak media. Meskipun wajahnya tampak ikhlas, tatapan matanya tidak bisa berbohong, menyimpan luka mendalam atas kepergian putra kesayangannya.

 

Ari Fianto, seorang Aipda, menegaskan bahwa kasus ini akan terus bergulir. Ia mengaku telah dipanggil oleh Kapolres dan proses penyidikan sedang berjalan.

 

“Anak saya butuh sebuah penjelasan,” ucapnya, sebuah kalimat sederhana yang memiliki bobot setara seribu ton, mencerminkan harapan keluarga untuk mendapatkan kebenaran dan keadilan.

 

Namun, di saat keluarga berjuang mencari kejelasan, pihak RSBT justru melakukan tindakan tercela. Mereka yang seharusnya menjadi pemberi jawaban, malah memilih menghindar bak perampok, mengelabui awak media yang telah menunggu berjam-jam. Dari pukul 9 pagi hingga 1 siang, wartawan duduk manis menanti, hanya untuk mendapati bahwa mereka telah dikibuli.

 

Tindakan ini tidak hanya mencederai kepercayaan publik, tetapi juga menghina etika profesional. Sikap RSBT yang alergi terhadap wartawan, bahkan berulah layaknya penjahat yang tidak ingin bertanggung jawab, menunjukkan adanya ketidaktransparanan yang serius.

 

Pertanyaan pun menggantung di udara, apa yang coba disembunyikan oleh pihak rumah sakit?. Dan mengapa mereka takut menghadapi publik, padahal media hanya ingin meluruskan fakta agar tidak ada berita bohong?. (MJ001)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.