PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang kembali melaksanakan upacara bendera bulanan setiap tanggal 17, yang bertempat di halaman Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Senin (18/05/2026). Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepatuhan sekaligus implementasi nyata terhadap Instruksi Menteri Agama (IMA) RI Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penghormatan Bendera Merah Putih dan Doa.
Upacara yang berlangsung khidmat di bawah cuaca cerah tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, fungsional, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Pangkalpinang. Pada kesempatan kali ini, Pengawas Madrasah Kemenag Kota Pangkalpinang, Hj. Saharah, bertindak langsung sebagai Pembina Upacara.
Dalam amanatnya, Hj. Saharah menekankan pentingnya merawat ingatan kolektif terhadap hari-hari bersejarah bangsa serta konsistensi dalam menghormati simbol-simbol negara sebagai landasan pengabdian.
“Pelaksanaan upacara setiap tanggal 17 ini bukan sekadar rutinitas formalitas di atas kertas, melainkan sebuah momentum krusial bagi kita semua untuk senantiasa mengingat hari-hari bersejarah perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Menghormati bendera Merah Putih adalah simbol peneguhan rasa nasionalisme, memperkokoh kedaulatan mental, serta memperbarui komitmen integritas kita sebagai abdi negara,” tegas Hj. Saharah.
Di samping menyampaikan pesan kebangsaan, Hj. Saharah juga memaparkan perkembangan signifikan terkait capaian kinerja pengawasan serta peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Kemenag Kota Pangkalpinang.
“Sebagai pengawas, kami melaporkan bahwa kami telah bergerak secara masif di lapangan. Kami baru saja merampungkan agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) komprehensif terhadap pelaksanaan program di tingkat Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk memastikan standarisasi tata kelola dan kurikulum pembelajaran berjalan optimal. Bersamaan dengan itu, kami juga telah mengawal dan memonitor secara ketat jalannya kompetisi Olimpiade Madrasah. Pengawasan ini kami lakukan mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan guna menjamin seluruh proses kompetisi berlangsung secara objektif, transparan, dan sportif, sehingga mampu melahirkan delegasi terbaik yang siap berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Saharah.
Menutup arahannya, Hj. Saharah mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan etos kerja dan memperkuat sinergi lintas seksi demi mewujudkan pelayanan publik yang prima di sektor keagamaan dan pendidikan. Upacara kemudian diakhiri dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan bangsa. (Imelda)












