Tonggak Estafet Kepemimpinan: Tiga Kades Baru Peluk Amanah di Bangka

oleh -2937 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Gaung perubahan bergelora di Gedung Graha Maras pada hari Rabu, 2 Juli 2025, kala Pj Bupati Bangka, Jantani, mengukuhkan tiga nahkoda baru pengganti antar waktu (PAW) yang akan memimpin bahtera desa. Bak permata yang kembali bersinar, Desa Kemuja, Desa Pagarawan, dan Desa Petaling Banjar kini memiliki pucuk pimpinan anyar yang siap menunaikan amanah rakyat. Rabu,(2/7)

 

banner 336x280

Suasana haru bercampur optimisme menyelimuti seisi ruangan. Masyarakat dari tiga desaPagarawan (Kecamatan Merawang), Kemuja, dan Petaling Banjar (Kecamatan Mendo Barat)—turut menjadi saksi bisu, bersama keluarga besar para kepala desa yang dilantik, merayakan tonggak sejarah ini.

 

Mereka adalah Muhammad Solehan yang kini sah menjabat Kades Kemuja, Ahmad Zainudin sebagai Kades Pagarawan, dan Abdul Mutollib yang resmi memegang kemudi Kades Petaling Banjar. Ketiganya kini resmi memikul estafet kepemimpinan untuk sisa masa jabatan tahun 2025.

 

Dalam sambutannya, Pj Bupati Jantani memberikan titah bak nakhoda kepada pelautnya, menegaskan peran strategis kepala desa sebagai jantung pembangunan.

 

“Jadilah pembantu bagi Bapak-bapak setelah berpandes,” serunya, menyalakan lentera harapan agar para kades baru dapat mewujudkan asa masyarakat.

 

Beliau juga menekankan pentingnya pengembangan potensi desa, menjalin kerja sama, dan berkomunikasi dengan seluruh elemen masyarakat mulai dari perguruan tinggi hingga media.

 

Tak hanya sekadar seremonial, Pj Bupati Jantani juga membuka cakrawala visi terkait pengembangan ekonomi lokal. Ia menitipkan pesan emas agar desa-desa ini kembali ke jati diri mereka sebagai lumbung pangan.

 

“Kembalikanlah desa itu dengan dikepatkan ke dalam desa yang kita benar-benar kenal sebagai desa petani,” ujarnya, mendorong roda inovasi di sektor peternakan.

 

Jantani menyulut api semangat untuk menggerakkan sektor peternakan yang masih minim di Bangka.

 

“Kita di Bangka ini masih sangat minim peternakan. Kita sendiri semuanya masih dikirim, kecuali ayam potong. Kita masih jauh dari kecukupan yang namanya sapi, kambing, kemudian unta,” paparnya, melukiskan gambaran nyata kebutuhan daerah. Beliau percaya, dengan mengembangkan potensi ini, desa-desa akan melaju lebih pesat, meningkatkan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi.

 

“Potensi ini, kerapat-kerapatnya, bisa sangat istimewa,” imbuhnya, menyingkap tabir potensi tersembunyi.

 

Ia menyoroti limpahan limbah dari pabrik tapioka dan kelapa sawit yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya.

 

Pj Bupati Jantani berharap para kades, bersama camat dan seluruh pemangku kepentingan, dapat merajut benang kerja sama untuk menciptakan proyek desa yang menjadi teladan bagi desa-desa lain.

 

Sebagai penutup sambutannya, Pj Bupati Jantani mengarahkan kompas amanah kepada para kepala desa. “Jabatan adalah amanah,” tegasnya, menggema di hati para hadirin.

 

Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan dan tindakan harus berlandaskan kejujuran, keadilan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

“Pemegang jawaban harus betul-betul berbuat baik untuk bangsa, untuk masyarakat yang dipimpin karena kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.” Doa dan harapan terpanjat agar keberkahan senantiasa menyertai langkah para pemimpin baru ini. (MJ001)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.