Tingkatkan Kualitas Evaluasi, Kemenag Pangkalpinang Bedah Kisi-kisi Asesmen Madrasah 2026

oleh -79 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Dalam upaya menjamin standarisasi dan mutu lulusan pendidikan madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Firmantasi, secara resmi membuka Workshop Penyusunan Kisi-kisi Soal Kelas VI untuk Asesmen Madrasah (AM) Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) Kota Pangkalpinang ini diselenggarakan di Aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pangkalpinang, Jumat (06/02).

 

banner 336x280

Workshop ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi para pendidik dalam merumuskan instrumen evaluasi akhir bagi siswa kelas VI. Kehadiran instrumen soal yang berkualitas diharapkan mampu mengukur kompetensi peserta didik secara akurat, objektif, dan komprehensif.

 

Dalam sambutannya, Firmantasi menekankan pentingnya peran guru dalam menyusun soal yang tidak hanya sekadar menguji ingatan, tetapi juga mampu menstimulus kemampuan berpikir kritis siswa.

 

“Penyusunan kisi-kisi adalah fondasi utama dalam sebuah evaluasi. Guru harus mampu memetakan materi esensial dan mengonversinya ke dalam butir soal yang memiliki bobot kognitif yang tepat. Kita ingin Asesmen Madrasah tahun ini memiliki kualitas yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas Firmantasi.

 

Beliau juga menambahkan bahwa asesmen bukan sekadar rutinitas akhir tahun, melainkan cerminan dari keberhasilan proses belajar mengajar selama enam tahun di jenjang Ibtidaiyah.

 

Kegiatan ini diikuti oleh delegasi pendidik dari 7 Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Pangkalpinang. Partisipasi kolektif ini bertujuan untuk menciptakan keseragaman standar kualitas soal di seluruh madrasah di lingkungan Kemenag Pangkalpinang, tanpa mengabaikan karakteristik khas masing-masing satuan pendidikan.

 

Hadir pula dalam kegiatan tersebut tim pengawas madrasah yang bertindak sebagai narasumber sekaligus pendamping teknis, di antaranya: Rohani, Saharah, serta Kartika Sari yang didapuk sebagai narasumber.

 

Para pengawas memberikan arahan mendalam mengenai teknik penyusunan soal yang merujuk pada regulasi terbaru, termasuk integrasi literasi dan numerasi dalam butir soal.

 

“Kami mendorong para guru untuk tidak lagi terpaku pada soal-soal administratif yang bersifat hafalan. Kisi-kisi yang disusun hari ini harus mampu menjembatani nalar logika siswa. Kita ingin memastikan bahwa instrumen soal yang dihasilkan benar-benar valid dan reliabel untuk mengukur ketercapaian kompetensi lulusan di tujuh Madrasah Ibtidaiyah se-Pangkalpinang ini,” ujar Rohani.

 

Ketua K3MI Kota Pangkalpinang menyatakan bahwa output dari workshop ini adalah draf kisi-kisi yang solid yang nantinya akan diturunkan menjadi naskah soal Asesmen Madrasah. Dengan adanya kolaborasi antar-guru mata pelajaran dari berbagai madrasah, diharapkan terjadi pertukaran ide dan inovasi dalam metode pengujian.

 

Workshop yang berlangsung khidmat ini dijadwalkan akan ditindaklanjuti dengan sesi telaah soal (review) untuk memastikan setiap butir soal memenuhi kaidah konstruksi, bahasa, dan substansi materi sebelum diujikan kepada siswa pada akhir semester nanti. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.