Soroti 1.000 Tambang Ilegal di Pidato Presiden, Tokoh Babel Datuk Agus Adau Nyanyikan Lagu “Kuring” Ibu Pertiwi

oleh -722 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Tokoh presidium perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) generasi ketiga, Datuk Agus Adau, merespon pidato Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa MPR RI. Penampilan Datuk Agus Adaw yang mengenakan topi caping dan kaus bertuliskan seruan kebangsaan menarik perhatian publik setelah ia menyampaikan keprihatinannya atas maraknya aktivitas tambang timah ilegal di Babel.

 

banner 336x280

Dalam aksi emosional tersebut, Datuk Agus Adaw menyinggung pernyataan Presiden mengenai keberadaan sekitar 1.000 tambang timah ilegal yang dinilai telah merusak lingkungan serta tatanan ekosistem di Kepulauan Bangka Belitung.

 

Sembari menggenggam bendera Merah Putih, ia mengaitkan pidato kepresidenan itu dengan menyanyikan lagu “Ibu Pertiwi” yang liriknya diubah khusus untuk menggambarkan kondisi daerahnya saat ini:

“Kurung Melihat Bangka Belitung, sedang bersusah hati. Air matanya berlinang, pasir timahnya hilang. Hutan, gunung, sungai, lautang, simpanan kekayaan. Kini Babel sedang susah, korupsi di mana-mana. Merdeka!”

 

Sebagai salah satu figur yang memperjuangkan otonomi daerah Babel, Datuk Agus Adaw mengekspresikan kesedihannya atas kondisi alam Bangka Belitung yang mengalami kerusakan parah akibat eksploitasi tambang tanpa izin yang berlangsung bertahun-tahun. Lewat aksi ini, ia berharap pemerintah pusat dan penegak hukum mengambil tindakan tegas untuk memberantas penambangan ilegal serta korupsi di sektor pertambangan timah di Bangka Belitung. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.