Sekum MUI Pangkalpinang Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Guna Tangkal Dekadensi Moral Remaja

oleh -428 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Fenomena meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba serta maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja Kota Pangkalpinang memicu keresahan mendalam bagi para tokoh agama. Merespons ancaman dekadensi moral tersebut, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang, H. Delip Atmaja, menyampaikan pesan bernas mengenai pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama perlindungan anak saat bertindak sebagai khatib salat Jumat di Masjid Al Ikhlas, Gandaria I, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Jumat (9/10/2026).

 

banner 336x280

Di hadapan para jamaah serta Ketua DKM Masjid Al Ikhlas, Ustadz Muhammad Iqbal, Delip mengusung khutbah bertajuk “Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka” yang mengeksplorasi kandungan tafsir Surah At-Tahrim ayat 6.

 

H. Delip menggarisbawahi bahwa pergeseran nilai sosial di tengah modernisasi perkotaan kerap membuat orang tua terjebak pada pemenuhan materi semata. Banyak orang tua yang bekerja keras memfasilitasi anak dengan gawai mahal atau pendidikan formal yang tinggi, namun alpa memberikan pendidikan iman, ibadah, dan benteng moral.

 

Celah inilah yang dinilai menjadi pintu masuk terjerumusnya para remaja ke dalam pergaulan bebas dan lingkaran barang haram. Ia mengingatkan agar para orang tua tidak sibuk memikirkan masa depan dunia anak semata, tetapi melupakan keselamatan akhirat mereka. Membelikan telepon genggam yang mahal tanpa dibarengi pengajaran Al-Qur’an dan bimbingan salat dianggap sebagai bentuk kelalaian yang membahayakan.

 

Lebih jauh, Delip memaparkan langkah konkrit dalam membangun ketahanan keluarga berbasis ajaran Islam yang harus dimulai dari kesalehan diri orang tua terlebih dahulu. Orang tua dituntut menjadi teladan nyata dalam menjaga salat lima waktu, bersikap jujur, dan mencari rezeki halal sebelum menuntut anak untuk melakukan hal serupa.

 

Selain itu, pengawasan terhadap anak harus dilakukan secara aktif melalui pendekatan penuh ilmu, kesabaran, dan kasih sayang, terutama dalam memantau lingkungan pergaulan serta konsumsi media digital mereka. Setiap kepala keluarga juga diajak untuk menjadikan rumah sebagai tempat tumbuhnya nilai-nilai ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT, bukan sekadar tempat beristirahat secara fisik.

 

Usai ibadah salat Jumat, Ketua DKM Masjid Al Ikhlas, Ustadz Muhammad Iqbal, mengapresiasi materi khutbah yang disampaikan oleh Sekum MUI Pangkalpinang tersebut. Menurutnya, pesan ketahanan keluarga ini sangat kontekstual dengan dinamika sosial masyarakat saat ini, khususnya bagi warga di Kelurahan Air Kepala Tujuh.

 

Pihak DKM berharap himbauan tersebut dapat menggerakkan para kepala keluarga untuk lebih peka, hadir secara utuh, dan membimbing anak-anak mereka agar terhindar dari bahaya pergaulan bebas serta ancaman narkoba yang mengintai masa depan generasi muda Pangkalpinang. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.