Roswita S.Ag., M.M., : Kunci Peningkatan Mutu PAUD Melalui Asesor Profesional di Bangka Belitung

oleh -686 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Roswita, S.Ag., M.M., Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Kementerian Agama (Kemenag) sekaligus Sekretaris Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memegang peran sentral sebagai narasumber sekaligus panitia dalam kegiatan Penyegaran Asesor Instrumen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun 2025.

 

banner 336x280

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAN-PDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (25/07) ini dibuka langsung oleh Ketua BAN-PDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Sarbini, M.T. Acara ini menarik partisipasi 92 peserta, di antaranya para asesor PAUD dari berbagai provinsi, meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Aceh, Kalimantan Barat, Maluku, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan.

 

Tujuan utama dari penyegaran ini adalah untuk membekali para asesor agar dapat melaksanakan visitasi PAUD di tahun 2025 dengan lebih profesional, berintegritas, dan objektif.

 

Harapannya, hasil visitasi ini akan mampu menghasilkan penilaian terhadap satuan pendidikan PAUD yang benar-benar berkualitas.

 

Dalam materi yang disampaikannya, Roswita menekankan pentingnya etika, profesionalisme, dan peran strategis asesor dalam menentukan kualitas lembaga PAUD.

 

“Seorang asesor harus menjunjung tinggi integritas dan objektivitas dalam setiap penilaian. Etika profesi adalah pondasi utama agar hasil akreditasi benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” tegas Roswita.

 

Ia juga menambahkan bahwa peran asesor tidak hanya sebagai penilai, tetapi juga sebagai mitra bagi satuan PAUD untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Roswita S.Ag., M.M., menyampaikan, “Penyegaran asesor ini krusial untuk memastikan proses akreditasi PAUD berjalan optimal. Dengan asesor yang kompeten, kita dapat memetakan kualitas PAUD secara akurat, dan pada akhirnya, mendorong peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Indonesia.”

 

Sebanyak 60 satuan PAUD direncanakan akan menjadi target visitasi pada tahun 2025. Prioritas utama akan diberikan kepada satuan PAUD yang belum terakreditasi pada tahun tersebut. (M3L)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.