BANGKA, Berita-Fakta.com — Ratusan pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka, Rato Rusdiyanto dan Ramadian, memadati kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangka pada Senin (4/8/2025).
Mereka menantikan putusan musyawarah terbuka terkait sengketa Pilkada 2025, namun agenda tersebut kembali mengalami penundaan.
Musyawarah yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB hingga kini belum dimulai, membuat harapan simpatisan untuk kepastian nasib pasangan calon mereka kembali tertunda.
Massa pendukung Rato-Ramadian, yang hadir dalam jumlah lebih besar dari biasanya, memenuhi area sekitar kantor Bawaslu, menciptakan suasana tegang namun terkendali.
Pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan TNI dikerahkan untuk menjaga ketertiban musyawarah terbuka penyelesaian sengketa.
Sebelumnya, KPU Bangka dan tim Rato-Ramadian telah mencapai titik terang terkait status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pasangan calon tersebut.
Para pendukung berharap musyawarah ini membuka peluang bagi Rato-Rahmadian untuk kembali bertarung dalam Pilkada ulang 2025.
Salah seorang pendukung, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan kekecewaannya atas penundaan ini.
“Kami ingin Bawaslu segera mengambil keputusan dengan mengedepankan asas musyawarah mufakat. Proses ini sudah ditunggu lama, kami ingin keadilan ditegakkan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kabar resmi mengenai waktu pelaksanaan musyawarah.
Penantian panjang ini terus menguji kesabaran para simpatisan yang berharap pasangan Rato-Rahmadian dapat kembali meramaikan pesta demokrasi di Kabupaten Bangka.














