Rapat Koordinasi PAKEM di Pangkalpinang Soroti Kesiapan Pilkada dan Isu Keagamaan

oleh -87 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kejaksaan Negeri Pangkalpinang kembali menggelar rapat koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (PAKEM), di Aula Soeprapto, Kamis (07/08/2025).

 

banner 336x280

Rapat yang dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, S.Ag., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan organisasi masyarakat serta keagamaan lainnya ini merupakan agenda rutin yang telah beberapa kali dilaksanakan sepanjang tahun ini.

 

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Anjasra Karya, S.H., M.H., menegaskan urgensi rapat koordinasi PAKEM ini, khususnya dalam menyambut Pilkada ulang yang semakin dekat.

 

“Rapat ini perlu dilakukan untuk menghadapi Pilkada ulang yang sudah di depan mata,” ujarnya.

 

Tujuan utama dari PAKEM adalah mengantisipasi potensi gesekan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, diperlukan informasi yang akurat untuk menjaga stabilitas keamanan di masyarakat. Diharapkan, rapat ini tidak hanya bersifat seremonial, namun dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi stabilitas keamanan di Kota Pangkalpinang.

 

Salah satu isu yang turut menjadi sorotan dalam rapat adalah fenomena pengibaran bendera “One Piece” yang sempat viral di media sosial. Di wilayah Bangka Belitung, situasi terkait isu ini dilaporkan aman.

 

Analisis menunjukkan bahwa pengibaran bendera tersebut kemungkinan dilatari oleh kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah, di mana bendera “One Piece” menyimbolkan kebebasan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjalin komunikasi yang baik guna menghindari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

 

Selain itu, menjelang Pilkada, rumah ibadah ditekankan untuk tidak dijadikan sebagai tempat berkampanye. Monitoring di masyarakat juga terus dilakukan, dan sejauh ini belum ditemukan aliran menyimpang yang muncul ke permukaan.

 

Pertikaian kelompok keagamaan akan terus dipantau dan dideteksi secara ketat. Menjelang Pilkada, masyarakat juga diimbau untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta saling bersinergi.

 

Dalam kesempatan tersebut, H. Firmantasi menyampaikan bahwa fungsi PAKEM tidak terlepas dari peran Kementerian Agama. Pihaknya senantiasa berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencegah dampak negatif aliran sesat bagi bangsa.

 

H. Firmantasi juga menambahkan bahwa meskipun isu pendirian rumah ibadah kerap sensitif, situasi di Pangkalpinang saat ini aman dan tertib.

 

“Alhamdulillah, koordinasi dan deteksi dini kita berjalan aman. Kita berdoa semoga Allah berikan kedamaian dan keamanan bagi kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (M3L)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.