PT Timah Bangun Dua Monumen Depati Amir di Pusat Kota Pangkalpinang

oleh -845 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Sosialisasi rekam jejak Pahlawan Nasional pertama asal Bangka Belitung, Depati Amir, kini kian masif di ruang publik. PT Timah Tbk membangun dua monumen baru di titik strategis Kota Pangkalpinang guna memperkuat edukasi sejarah bagi masyarakat setempat maupun wisatawan.

 

banner 336x280

Kedua monumen tersebut berlokasi di area depan Museum Timah Indonesia dan kawasan persimpangan lampu merah Jalan Jenderal Sudirman. Sebelum direlokasi ke titik persimpangan utama Jalan Jenderal Sudirman, monumen tersebut sempat berdiri di area pintu gerbang kantor PT Timah Tbk.

 

Kehadiran monumen baru ini melengkapi patung setengah badan Depati Amir yang sebelumnya telah didirikan di Taman Mandara, Kampung Rasau, pada Hari Pahlawan tahun 2009.

 

Masyarakat menyambut positif penataan serta penambahan patung pahlawan di pusat kota tersebut. Andi, salah seorang warga yang ditemui saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, menilai langkah rekayasa tata kota berbasis sejarah ini sangat efektif.

 

“Berdirinya monumen Depati Amir di pusat kota menjadi semangat baru bagi Bangka Belitung. Ini bagian dari sosialisasi yang sangat baik untuk mengenalkan sosok pahlawan nasional kita kepada khalayak luas,” ujar Andi.

 

 

Berdasarkan literatur sejarah dalam buku Perjuangan Depati Amir di Pulau Bangka karya Datuk Akhmad Elvian, Depati Amir merupakan pionir perlawanan rakyat Bangka Belitung melawan kolonialisasi Belanda.

 

Dalam catatan sejarah, Depati Amir ditetapkan pemerintah Republik Indonesia sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2018. Rekam jejak perjuangannya dicatat atas beberapa poin penting:

 

Menolak tawaran kompromi berupa jabatan tinggi dan imbalan materi dari pihak Belanda. Memilih diasingkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ketimbang harus menyerah kepada penjajah dan rela meninggalkan tahta, harta, dan keluarga demi mempertahankan kedaulatan tanah air.

 

Pembangunan sarana visual berupa monumen di titik-titik utama lalu lintas ini diharapkan tidak sekadar menjadi ornamen kota, melainkan dapat memupuk rasa nasionalisme dan penghormatan masyarakat terhadap jasa pahlawan daerah. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.