PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Sebuah unit ponton isap produksi (PIP) milik mitra yang beroperasi di wilayah konsesi DU 1556 Laut Sampur, Pangkalpinang, dilaporkan mengalami musibah kebakaran. Insiden tersebut terjadi pada Rabu (23/9) sore, saat ponton dilaporkan sedang melakukan aktivitas produksi.
Berdasarkan pemantauan di lapangan dan video yang beredar, api terlihat membesar dari bagian struktur ponton, disertai kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi ke udara. Posisi ponton saat kejadian berada di tengah perairan.
Penyebab pasti kebakaran tersebut hingga berita ini diturunkan masih belum diketahui secara pasti. Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa api terlihat membesar secara tiba-tiba dari badan ponton.
Terkait ada tidaknya korban jiwa dalam insiden ini, atau kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja, informasi detail mengenai kondisi kru kapal dan karyawan yang bertugas di ponton belum dapat divalidasi. Pihak-pihak terkait masih dalam proses pengecekan lebih lanjut.
Isu yang berkembang mengenai spekulasi penyebab kebakaran, baik yang menduga adanya kelalaian prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) maupun spekulasi lain mengenai tindakan penertiban, belum dapat dipastikan kebenarannya. Saat ini, fokus utama adalah pemadaman dan pengecekan keselamatan awak.
Tim redaksi masih terus berupaya mengumpulkan konfirmasi resmi yang berwenang. Kami tengah berusaha menghubungi manajemen PT Timah Tbk selaku pemegang wilayah konsesi, manajemen CV pemilik ponton yang bersangkutan, serta pihak aparat penegak hukum dari Satpolairud Polresta Pangkalpinang dan Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk mendapatkan informasi akurat mengenai kronologi kejadian, penanganan, dan dugaan penyebab kebakaran. (TIM AWAM BABEL)









