Pimpin Rapat Perdana, K.H. Zainuddin Alwi Ajak Pengurus Baru MUI Pangkalpinang Berkontribusi Aktif

oleh -683 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang menggelar rapat koordinasi perdana sekaligus silaturahmi pengukuhan pengurus baru periode 2026–2031 di Sekretariat MUI Kota Pangkalpinang, Jumat (17/7/2026). Rapat ini menjadi momentum krusial untuk meneguhkan komitmen jajaran pengurus menjelang pelantikan resmi yang dijadwalkan pada Rabu, 22 Juli 2026 mendatang.

 

banner 336x280

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Kota Pangkalpinang terpilih, K.H. Zainuddin Alwi, didampingi Sekretaris Umum, H. Delip Atmaja. Agenda ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Pangkalpinang, K.H. Syamsuni Sholeh, serta 35 anggota formatur kepengurusan baru yang telah terbentuk.

 

Saat membuka jalannya rapat, Sekretaris Umum MUI Kota Pangkalpinang, H. Delip Atmaja, menjelaskan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 ini berjumlah 35 orang. Struktur tersebut terdiri atas 9 orang pengurus harian dan 26 orang anggota komisi.

 

Delip mengungkapkan, terjadi penyusutan jumlah komisi pada periode ini demi efektivitas organisasi. Langkah ini merujuk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terbaru hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-11 MUI.

 

“Berdasarkan aturan terbaru, hanya ada tiga komisi wajib, yakni Komisi Fatwa, Komisi Dakwah, dan Komisi Ukhuwah. Namun, untuk MUI Kota Pangkalpinang, kami menambah satu komisi penunjang, yaitu Komisi Pemberdayaan Perempuan,” ujar Delip.

 

Ia berharap, dengan struktur kepengurusan yang lebih ramping dan solid ini, MUI Kota Pangkalpinang dapat bekerja lebih fokus dalam memberikan kemaslahatan bagi umat Islam di Kota Beribu Senyuman.

 

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kota Pangkalpinang, K.H. Zainuddin Alwi, menyampaikan rasa syukurnya atas akomodasi berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam ke dalam struktur kepengurusan yang baru. Menurutnya, keberagaman latar belakang ini merupakan kekuatan utama MUI.

 

Beliau mengibaratkan komposisi kepengurusan ini layaknya pelangi. Perbedaan warna dan karakter justru melahirkan sebuah keindahan yang utuh jika disatukan dengan baik.

 

“Formatur yang terbentuk ini merupakan representasi dari berbagai Ormas Islam di Pangkalpinang. Kami berharap seluruh pengurus dapat berkontribusi aktif mengembangkan organisasi sesuai dengan kompetensi dan kemampuan masing-masing. Dengan begitu, keberadaan MUI betul-betul dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat,” tutur K.H. Zainuddin.

 

Harapan senada juga diutarakan oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Pangkalpinang, K.H. Syamsuni Sholeh. Pria yang juga merupakan Ketua MUI Kota Pangkalpinang periode sebelumnya ini menekankan pentingnya keberlanjutan program kerja yang dinilai sukses.

 

Salah satu program yang wajib diteruskan adalah fasilitasi bantuan sertifikasi halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program tersebut bahkan sempat mengantarkan MUI Kota Pangkalpinang meraih penghargaan sebagai yang terbaik di tingkat nasional.

 

Selain melanjutkan program lama, K.H. Syamsuni juga menantang pengurus baru untuk melahirkan inovasi strategis, terutama dalam membangun kemandirian finansial organisasi.

 

“Kita bisa mencontoh MUI di Kota Depok yang memiliki gedung serbaguna sendiri. Fasilitas tersebut mampu menghasilkan pendapatan yang lumayan besar bagi organisasi, sehingga MUI bisa mandiri secara finansial,” kata K.H. Syamsuni.

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus untuk membangun kolaborasi yang luas dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, peran MUI ke depan tidak boleh hanya terbatas pada pembangunan mental dan spiritual semata, melainkan juga harus mampu menggerakkan roda perekonomian umat.

 

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh jajaran pengurus untuk mengabdi dan membangun MUI Kota Pangkalpinang dengan ketulusan serta integritas tinggi demi kemajuan umat Islam. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.