Pesta Demokrasi ‘Mewah’ di Tengah ‘Keringnya’ Kas Daerah. Tes Kesehatan Kuras Ratusan Juta Rupiah!

oleh -268 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Bak duri dalam daging, begitulah kiranya gambaran Pilkada ulang 2025 di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka. Di tengah lilitan APBD yang kian menjerit, pemerintah daerah beserta para pemangku kepentingan harus mengikat erat-erat pinggang saat puluhan miliar rupiah uang rakyat terkuras habis demi menggelar kembali pesta demokrasi yang dijanjikan.

 

banner 336x280

Sebuah ironi yang menusuk hati, ketika harapan pembangunan terpaksa digadaikan demi nafsu politik yang tak kunjung padam. Angka-angka yang membuat dahi berkerut mulai bermunculan. Bayangkan saja, ratusan juta rupiah telah dihambur-hamburkan hanya untuk tes kesehatan para bakal pasangan calon.

 

Komisi pemilihan umum Pangkalpinang dan komis pemilihan umum Kabupaten Bangka, seolah tak bergeming, menyiapkan anggaran fantastis Rp21 juta untuk calon laki-laki dan Rp22 juta untuk calon perempuan. Jika dihitung, dengan total 9 pasang calon yang akan beradu nasib (4 pasang di Pangkalpinang dan 5 pasang di Bangka), total biaya pemeriksaan kesehatan ini mencapai ratusan juta rupiah sebuah angka yang sungguh membuat mata terbelalak.

 

Di balik gemerlapnya panggung politik, tersimpan kisah pilu. Pemerintah daerah terpaksa mencoret beberapa program prioritas yang sejatinya menjadi urat nadi pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana masyarakat. Para ASN, honorer, dan seluruh lapisan masyarakat seakan terkorbankan dalam pusaran nafsu politik yang tak ada habisnya.

 

Ini bukan sekadar Pilkada ulang biasa, ini adalah pengembangan sejarah di mana “kotak kosong” berhasil merenggut kemenangan, memaksa dua kabupaten/kota di Bumi Serumpun Sebalai ini menggelar kembali pesta demokrasi.

 

Total anggaran yang menganga lebar pun tak bisa ditutupi. Kabupaten Bangka harus merelakan puluhan miliar APBD murni, sementara Kota Pangkalpinang tak luput dengan puluhan miliar. Sebuah beban yang membuat pundak pemerintah terasa berat, sekaligus tamparan keras bagi nurani masyarakat yang merindukan kesejahteraan.

 

Kini, pertanyaan besar menggantung di udara, pantaskah miliaran rupiah ini dikorbankan hanya demi melanjutkan drama politik yang seolah tak berujung? Di tengah sulitnya perekonomian dan kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, kebijakan ini seakan melukai hati rakyat.

 

Semoga Pilkada ulang 2025 ini tak hanya menjadi ajang pemborosan semata, melainkan benar-benar menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata, bukan sekadar janji manis yang berujung penyesalan. (MJ001)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.