PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Misno, S.Ag, menghadiri sekaligus menyerahkan langsung jubah kepada Calon Samanera di Vihara Bangka Dhammaram, Pangkalpinang, Senin (30/6).
Penyerahan jubah ini merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan dan Pendidikan Dasar Samanera yang rutin dilaksanakan guna membentuk karakter, disiplin diri, serta meningkatkan pemahaman para generasi muda Buddhis terhadap ajaran Buddha.
Dalam sambutannya, Misno, S.Ag menegaskan pentingnya peran generasi muda (13 Calon Samanera) dalam menjaga kesinambungan tradisi dan ajaran luhur Buddha di tengah perkembangan zaman.
“Prosesi ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi simbol kesungguhan dan kesiapan para peserta untuk menjalani latihan hidup sederhana, mengembangkan moralitas, serta mendalami Dhamma. Pemerintah melalui Kementerian Agama sangat mendukung kegiatan seperti ini demi memperkuat pembinaan umat Buddha,” ujar Misno.
Ia juga mengajak seluruh pihak, baik keluarga, masyarakat, maupun pengurus vihara, untuk terus memberikan dukungan moral dan semangat kepada para calon Samanera yang telah memutuskan untuk menempuh jalan kehidupan suci.
Ketua Panitia Pelatihan, Bhikkhu Mahawirat Khemmacari Mahathera, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, yang terus berperan aktif dalam pembinaan umat Buddha.
“Melalui pendidikan dan pelatihan ini, kami berharap para calon Samanera tidak hanya memahami ajaran Buddha, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang membawa ketenangan, kebijaksanaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” terang Bhikkhu Mahawirat Khemmacari Mahathera.
Salah satu peserta, Asen (35) yang berasal dari Batu Rusa, menyampaikan rasa bangganya bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya merasa bersyukur dapat kesempatan belajar menjadi Samanera. Saya ingin lebih memahami Dhamma dan belajar hidup sederhana, karena hari ini hari pertamanya masuk di Vihara dan langsung ikut Program Pabajja,” ujarnya.
Prosesi penyerahan jubah berlangsung khidmat, disaksikan oleh para bhikkhu, tokoh masyarakat, orang tua peserta, serta umat Buddha yang hadir. Para calon Samanera akan menjalani masa pelatihan intensif sesuai disiplin monastik, yang diharapkan menjadi bekal mereka dalam kehidupan spiritual maupun sosial.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan tradisi keagamaan umat Buddha terus terjaga, berkembang, serta mampu mencetak generasi yang berkarakter, berwawasan spiritual, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. (M3L)











