Perkuat Kualitas Evaluasi, Pengawas PAI Pangkalpinang Berdayakan Guru SMP dalam Penyusunan Soal PSAJ

oleh -29 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Dalam upaya menjamin standarisasi dan kualitas evaluasi belajar siswa, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Kartika Sari, menggelar rapat koordinasi sekaligus pembinaan intensif bagi Guru PAI tingkat SMP. Agenda ini difokuskan pada persiapan penyusunan soal Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Tahun Ajaran 2025/2026.

 

banner 336x280

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting pada Senin (02/03) ini, diikuti oleh seluruh tenaga pendidik PAI SMP, baik dari sekolah negeri maupun swasta di lingkungan Kota Pangkalpinang.

 

Pertemuan ini bukan sekadar koordinasi administratif, melainkan sebuah lokakarya teknis yang mendalam. Kartika Sari membedah struktur penyusunan instrumen evaluasi mulai dari hulu hingga ke hilir, yang meliputi:

1. Pemetaan Tingkat Kognitif: Penyelarasan butir soal dengan taksonomi pendidikan untuk memastikan keseimbangan antara pemahaman dasar hingga kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills atau HOTS).

2. Penyusunan Kisi-kisi: Transformasi kurikulum ke dalam indikator soal yang terukur.

3. Dokumentasi Administrasi Soal: Teknis pembuatan kartu soal, perakitan master soal, hingga penentuan kunci jawaban yang akurat

 

Penyusunan soal PSAJ ini mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang. Fasilitasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari kerja, terhitung sejak Senin hingga Rabu, 2-4 Maret 2026.

 

Sinergi antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan ini diharapkan mampu melahirkan instrumen penilaian yang kredibel dan objektif bagi seluruh siswa di tingkat menengah pertama.

 

Dalam arahannya, Kartika Sari menekankan bahwa integritas sebuah ujian sangat bergantung pada kualitas butir soal yang disajikan. Beliau mewajibkan seluruh tim penyusun untuk patuh terhadap kaidah-kaidah penulisan soal yang baku.

 

“Penyusunan soal bukan sekadar merangkai pertanyaan, melainkan proses saintifik untuk memotret kompetensi siswa secara jujur. Setiap butir soal harus memenuhi kaidah penulisan yang baik dan benar, agar hasil PSAJ nantinya benar-benar mencerminkan kualitas pendidikan PAI di Kota Pangkalpinang,” tegas Kartika dalam sesi pembinaan.

 

Diharapkan melalui pembekalan ini, para guru mampu meminimalisir kesalahan redaksional maupun kekeliruan substansi dalam soal, sehingga pelaksanaan PSAJ tahun ini dapat berjalan dengan standar mutu yang lebih tinggi. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.