PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Penyelenggara Bimas Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Misno, S.Ag., menghadiri sekaligus melaksanakan prosesi potong rambut bagi para peserta Pelatihan Pabajja atau Samanera Kecil di Vihara Bangka Dhammaram Kota Pangkalpinang, Senin (30/06/2025).
Kegiatan Pelatihan Pabajja/Samanera Kecil ini merupakan bagian dari tradisi Buddhis yang bertujuan memberikan pengalaman spiritual kepada anak-anak dengan menjalani kehidupan sementara sebagai Samanera atau calon bhikkhu. Pelatihan ini tidak hanya mengenalkan kehidupan sederhana dan disiplin ala monastik, namun juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti moralitas, pengendalian diri, dan kebijaksanaan.
Prosesi potong rambut yang dilaksanakan hari ini menjadi simbol awal pelepasan keterikatan duniawi bagi para peserta yang siap menjalani masa pelatihan. Dalam kegiatan tersebut Misno secara langsung memotong rambut para calon Samanera sebagai bentuk dukungan dan penghormatan terhadap kegiatan keagamaan ini.
Dalam sambutannya, Misno, S.Ag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta memberikan motivasi kepada para peserta dan orang tua.
“Pelatihan Pabajja atau Samanera kecil ini adalah bagian penting dalam membentuk karakter dan mental anak-anak kita sesuai dengan ajaran Buddha. Melalui pengalaman ini, mereka akan belajar disiplin, kasih sayang, serta hidup sederhana yang akan menjadi bekal di masa depan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Misno, S.Ag mengapresiasi peran Vihara Bangka Dhammaram dan seluruh panitia yang telah berupaya menyelenggarakan kegiatan ini.
“Kegiatan ini tidak hanya memperkuat tradisi Buddhis di Bangka Belitung, tetapi juga membangun generasi muda yang memiliki fondasi spiritual yang kuat,” tambahnya.
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan anak-anak Buddhis dari berbagai wilayah di Pulau Bangka, yang akan menjalani masa pelatihan selama beberapa hari dengan berbagai aktivitas seperti meditasi, pembacaan paritta, pengenalan Dhamma, hingga praktik kehidupan sederhana ala Samanera.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta generasi Buddhis yang berkarakter, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama serta lingkungan sekitar. (M3L)












