Pengawas PAI Pangkalpinang Bersama Tim Pena Serumpun Sabet Juara 1 Lomba Biografi Wali Kota

oleh -87 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Tinta prestasi kembali diukir oleh civitas akademika Kementerian Agama. Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Kartika Sari, sukses menyabet Gelar Juara 1 dalam Ajang Lomba Menulis Biografi 8 Tokoh Wali Kota Pangkalpinang Periode 1958 hingga 1975.

 

banner 336x280

Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan penghargaan bergengsi tersebut berlangsung semarak dan khidmat di area bersejarah Taman Wilhelmina, Kota Pangkalpinang, Sabtu malam (17/10).

 

Kemenangan gemilang ini diraih berkat kolaborasi solid Kartika Sari bersama tim kreatifnya yang mengusung nama Pena Serumpun. Tim yang beranggotakan Silvia Dewi, Nilawati, dan Taufik Al Hidayah tersebut berhasil memukau dewan juri melalui karya penulisan biografi yang mendalam, komprehensif, serta kaya akan ketelitian historiografis mengenai jejak kepemimpinan para nakhoda Kota Pangkalpinang di era pasca-kemerdekaan.

 

Gelar kompetisi literasi sejarah ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Budaya Nasional II. Perlombaan ini dirancang khusus untuk menggali, merekam, serta mengabadikan rekam jejak kepemimpinan para tokoh visioner yang pernah membimbing arah pembangunan Pangkalpinang pada kurun waktu 1958–1975, sebuah era krusial dalam pembentukan identitas sosial, ekonomi, dan tata kota setempat.

 

Saat ditemui usai menerima piala dan piagam penghargaan, Kartika Sari tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan harunya. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar pencapaian personal atau kelompok, melainkan wujud dedikasi nyata dalam merawat ingatan kolektif sejarah dan budaya daerah.

 

“Alhamdulillah, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras, riset mendalam, serta harmoni pemikiran seluruh anggota tim Pena Serumpun. Kami mendedikasikan karya ini untuk masyarakat Pangkalpinang, khususnya generasi muda, agar tidak pernah melupakan narasi perjuangan dan jasa para wali kota terdahulu yang telah meletakkan pondasi kokoh bagi kemajuan kota ini,” ujar Kartika dengan nada optimistis.

 

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif dalam ajang penulisan sejarah lokal menjadi bukti pentingnya peran pendidik dan pengawas PAI dalam memperkuat literasi daerah serta kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya dan sejarah peradaban lokal.

 

Malam penganugerahan di Taman Wilhelmina malam itu ditutup dengan suasana hangat dan penuh kebanggaan, menandai babak baru semangat literasi sejarah di Pangkalpinang yang kian hidup dan menginspirasi. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.