BANGKA TENGAH, BERITA-FAKTA.COM – Pengawas Madya Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Dr. Kartika Sari, M.Pd.I., tampil sebagai narasumber dalam kegiatan Society Empowering Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung.
Acara yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah pada hari Senin, 17 November, ini mengusung tema penting: “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Terintegrasi Pembelajaran Mendalam di Madrasah.”
Kehadiran Dr. Kartika Sari memberikan perspektif praktis dan akademis mengenai penerapan kurikulum di lingkungan madrasah. Sebagai pengawas madya, ia menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya berfokus pada capaian kognitif, tetapi juga mengedepankan aspek humanis, emosional, dan spiritual yang diwujudkan melalui konsep “Kurikulum Berbasis Cinta.”
“Kurikulum Berbasis Cinta ini menekankan pada pembangunan karakter peserta didik dengan landasan kasih sayang dan pemahaman mendalam, yang kemudian diintegrasikan dengan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning,” jelas Dr. Kartika di hadapan peserta.
Pembelajaran Mendalam, menurutnya, adalah proses yang mengajak siswa tidak hanya menghafal, tetapi menganalisis, menciptakan, dan mengaitkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata, sehingga ilmu yang diperoleh menjadi lebih bermakna dan berbekas.
Kegiatan Society Empowering ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pihak akademik, dalam hal ini Program Magister PAI IAIN SAS Babel, dengan praktisi pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. Pesertanya terdiri dari akademisi, guru, dan tenaga kependidikan, khususnya dari lingkungan madrasah, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas implementasi kurikulum.
Diharapkan, materi yang disampaikan dapat diadopsi dan diaplikasikan secara efektif di madrasah-madrasah guna mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang kuat. (M3L)












