Pendapatan Pangkalpinang 2025 Turun Akibat Harga Timah, Walikota Optimis 2026 Pulih

oleh -97 Dilihat
oleh
banner 468x60

Pangkalpinang, Berita-Fakta – Walikota Pangkalpinang, Profesor Saparudin, mengungkapkan bahwa pendapatan daerah pada 2025 mengalami penurunan akibat anjloknya harga timah yang berdampak signifikan pada perekonomian lokal. Meski demikian, ia optimistis pendapatan daerah akan rebound pada 2026 melalui optimalisasi berbagai potensi yang belum tergarap maksimal di Kota Pangkalpinang.

 

banner 336x280

Dalam wawancara dengan awak media usai Rapat Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang pada Senin (27/10/2025), Saparudin menjelaskan bahwa penurunan harga timah menjadi faktor utama melemahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah kota telah mengidentifikasi sejumlah potensi untuk meningkatkan pendapatan di tahun mendatang. “Kami telah mencatat banyak potensi yang belum dioptimalkan, seperti perparkiran, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak restoran, PDAM, dan pengelolaan aset daerah,” ujar Saparudin.

 

Ia menambahkan bahwa potensi-potensi ini akan dikelola dengan sistem manajemen yang lebih baik untuk mendongkrak PAD. Untuk memastikan optimalisasi potensi tersebut, Saparudin mengungkapkan bahwa pemerintah kota akan menerapkan pendekatan preventif dan pengawasan ketat. “Kami akan turunkan tim Satpol PP untuk menjaga dan mengawasi potensi-potensi tersebut agar sesuai dengan regulasi,” tegasnya.

 

Dengan langkah-langkah tersebut, Saparudin yakin pendapatan daerah dapat mencapai target yang telah ditetapkan pada 2026. “Insya Allah, dengan mengoptimalkan potensi yang ada, pendapatan daerah Kota Pangkalpinang akan meningkat sesuai harapan,” tutupnya.(AW/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.