Pelantikan PPPK Paruh Waktu: Fery Insani Sambut Bahagia, Syahbudin Bidik PAD

oleh -165 Dilihat
oleh
banner 468x60

Berita-Fakta – Sebanyak 2.814 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemkab Bangka resmi dilantik, Senin (22/12/2025). Pelantikan ini jadi momen haru bagi ribuan honorer yang lama mengabdi, termasuk seorang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berusia 49 tahun yang akhirnya diangkat setelah puluhan tahun jadi tenaga honorer APBD.

BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) beri apresiasi khusus: Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp24 juta untuk sang petugas kebersihan atas pengabdiannya membersihkan lingkungan Kabupaten Bangka. Penyerahan simbolis ini tambah suasana haru di lapangan upacara.

banner 336x280

Bupati Bangka Fery Insani sebut pelantikan ini sebagai “momen bahagia bersama”. “Di awal minggu ini jadi momen bahagia bersama, ditandai hari panas yang biasanya hujan—seolah alam ikut gembira,” ujar Fery usai acara.

Ia tekankan jerih payah honorer selama ini adalah “keringat tanpa pamrih”. Fery juga beri sinyal positif soal kelanjutan kontrak PPPK paruh waktu yang secara aturan harus diperbarui setiap lima tahun. “Ya tetap sesuai koridornya, pegawai harus ikuti instruksi. Kalau bisa tidak ada pemutusan,” jelas Fery, seraya beri harapan stabilitas kerja bagi ribuan PPPK baru ini.

Senada, Wakil Bupati Bangka Syahbudin harap pelantikan ini dorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Semoga PAD kabupaten kita naik, dan layanan publik serta kesehatan—program prioritas kita—semakin meningkat,” katanya.

Pelantikan PPPK paruh waktu ini bagian dari kebijakan nasional pasca-rekrutmen 2024-2025, fokus angkat honorer lama di sektor kebersihan, kesehatan, dan administrasi. Di Bangka, mayoritas PPPK baru adalah tenaga non-guru yang selama ini bergantung APBD terbatas.

Warga Bangka sambut baik langkah ini. “Akhirnya pengabdian puluhan tahun dihargai, meski paruh waktu tetap lebih baik dari honorer,” kata salah seorang PPPK yang ditanyai dengan senyuman.

Hingga kini, Pemkab Bangka terus genjot PAD melalui retribusi layanan publik dan kesehatan yang diharap jadi penopang anggaran pasca-penurunan kontribusi timah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.