PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pangkalpinang menyerahkan bantuan sarana berupa satu unit perangkat sound system operasional kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Rangkui. Penyerahan bantuan ini berlangsung di tengah kekhusyukan ajang Silaturahmi dan Lailatul Ijtima’ yang digelar di Masjid Al Hasanah, Kelurahan Gajah Mada, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Rabu malam (16/9/2026).
Langkah tersebut menjadi komitmen nyata PCNU Kota Pangkalpinang dalam menunjang kerja-kerja organisasi dan memperluas jangkauan syiar amaliyah Nahdlatul Ulama (NU) hingga ke tingkat akar rumput.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, menyerahkan langsung fasilitas pengeras suara tersebut kepada Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Rangkui, Arsidi, dengan disaksikan oleh puluhan jajaran pengurus serta jamaah NU yang memadati ruang utama Masjid Al Hasanah.
“Kami berharap bantuan fasilitas pengeras suara ini dapat memperlancar seluruh agenda keagamaan MWCNU Rangkui. Ke depan, mari kita giatkan musyawarah bersama dan hidupkan kegiatan-kegiatan seperti hadroh, marhaban, mahalul qiyam, tausiyah, hingga shalawatan,” ungkap H. Firmantasi dalam sambutannya.
Firmantasi menegaskan bahwa penguatan sarana dan fasilitas di tingkat MWC sangat vital guna memicu kembali gairah perjuangan kader. Menurutnya, amaliyah NU merupakan warisan yang identik dengan tradisi leluhur masyarakat Bangka Belitung, sehingga optimisme untuk membesarkan NU di Bumi Serumpun Sebalai harus terus dipelihara.
“Kita harus tetap istiqomah berkhidmat di NU. Selain membina amaliyah keagamaan demi mengembalikan kejayaan NU Kota Pangkalpinang seperti masa terdahulu, pengurus juga perlu merancang program-program yang berpotensi membangkitkan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Firmantasi turut membagikan pengalamannya saat menghadiri Muktamar ke-35 NU di Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu bersama jajaran PWNU Bangka Belitung, sebagai modal inspirasi memajukan organisasi di tingkat lokal.
Penyaluran bantuan ini pun disambut hangat oleh jajaran MWCNU Kecamatan Rangkui. Ketua MWCNU Rangkui, Arsidi, menyampaikan laporan bahwa bantuan fasilitas ini datang di waktu yang sangat tepat seiring dengan masifnya pembentukan pengurus ranting NU di wilayahnya.
“Kecamatan Rangkui memiliki 8 kelurahan. Hingga saat ini, sebanyak 3 Pengurus Ranting NU tingkat kelurahan telah resmi terbentuk, dan 5 kelurahan sisanya ditargetkan menyusul dalam waktu dekat. Adanya bantuan sound system dari PCNU ini tentu akan sangat menunjang operasional dakwah dan konsolidasi kami di lapangan,” tutur Arsidi.
Rangkaian Lailatul Ijtima’ malam itu dibuka secara khidmat melalui tahlilan dan doa bersama. Kegiatan rutin ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang spiritualitas, melainkan juga wadah strategis dalam menjembatani komunikasi antara ulama, pengurus, sesepuh, serta generasi muda NU demi mengokohkan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Harapan serupa diutarakan Wakil Katib PCNU Kota Pangkalpinang, H. Yusril. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk terus menjaga jam’iyah NU baik secara struktural maupun kultural melalui pembinaan hati secara konsisten. Yusril sempat mengenang masa keemasan NU Pangkalpinang pada akhir dekade 90-an saat ia menahkodai GP Ansor.
“Pada era akhir 90-an, ribuan kader Ansor dan Banser di Pangkalpinang sangat aktif bergerak. Semangat dan kejayaan itu harus mampu kita bangkitkan kembali bersama-sama,” tutup Yusril optimis. (Gema)











