BANGKA, BERITA-FAKTA.COM — Warga RT 005/RW 002 Desa Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, mengeluhkan maraknya aktivitas parkir liar sepeda motor yang memblokir akses jalan pemukiman mereka. Kendaraan-kendaraan tersebut diduga milik para pekerja tambang timah ilegal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Baturusa hingga kawasan Desa Jade.
Berdasarkan rekaman video dan keterangan warga setempat, puluhan kendaraan roda dua terparkir membentang di sepanjang jalan pemukiman warga hingga menutupi akses masuk rumah dan garasi. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga, khususnya saat kembali dari aktivitas bekerja.
“Akses jalan terhalang motor-motor yang terparkir. Sering kali harus memindahkan kendaraan tersebut satu per satu agar bisa masuk ke rumah,” ujar salah seorang warga RT 005 Desa Baturusa.
Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan laporan terkait gangguan ketertiban dan keberadaan aktivitas tambang tanpa izin tersebut kepada pihak pemerintah desa maupun aparat keamanan setempat. Namun, hingga saat ini masalah tersebut dinilai belum mendapatkan penanganan yang efektif.
Aktivitas penambangan timah tanpa izin di aliran sungai tersebut dinilai terus berlangsung dan cenderung padat, meskipun upaya penertiban oleh aparat berwenang pernah dilakukan di lokasi sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah Desa Baturusa maupun aparat penegak hukum setempat belum memberikan konfirmasi resmi terkait laporan warga serta tuduhan adanya pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut. (4WD)










