PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Jamik Kota Pangkalpinang pada Kamis (23/4/2026), saat Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kota Pangkalpinang menggelar silaturahmi, ramah tamah, sekaligus pelepasan resmi bagi 291 jemaah calon haji asal Kota Pangkalpinang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, H. Saparudin, Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pangkalpinang, Hj. Emiliya, serta jajaran pengurus PW IPHI Bangka Belitung dan PD IPHI Pangkalpinang.
Nostalgia di Masjid Jamik: Mengenang Tradisi Pelepasan
Ketua PD IPHI Pangkalpinang, H. Suhandri, dalam sambutannya menjelaskan alasan pemilihan Masjid Jamik sebagai lokasi acara. Menurutnya, masjid bersejarah ini dipilih untuk mengobati kerinduan masyarakat dan alumni haji, sekaligus mengenang momen sakral masa lalu.
“Dahulu, masjid inilah yang menjadi pusat pelepasan jemaah haji Kota Pangkalpinang. Kami ingin menghidupkan kembali memori tersebut. Solidnya kepengurusan masjid ini memberikan kenyamanan bagi jemaah, dan kami berharap masjid ini terus menjadi pusat informasi serta kegiatan sosial keagamaan yang menumbuhkan ghirah kebaikan bagi umat,” ujar H. Suhandri.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kali kelima yang dilaksanakan secara berturut-turut oleh PD IPHI Pangkalpinang sejak tahun 2022. Program ini merupakan bagian dari agenda jangka panjang di bidang sosial keagamaan sebagai bentuk upaya memuliakan tamu Allah (Dhuyufurrahman).
H. Suhandri juga menitipkan pesan mendalam kepada para jemaah agar meluruskan niat. Ia menegaskan bahwa haji bukanlah ajang meningkatkan status sosial, melainkan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan keselamatan, dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, serta pulang membawa predikat haji mabrur yang nantinya terus bersinergi dalam kebaikan bersama IPHI,” harapnya.
Haji: Ibadah Harta dan Ilmu
Perwakilan PW IPHI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Anwar Efendi, turut mengingatkan jemaah bahwa haji adalah ibadah yang memerlukan kesiapan harta dan ilmu.
“Persiapan harus matang. Ibadah haji bukan hanya saat berada di Mekkah atau Madinah, tetapi nilai-nilai kemabrurannya harus dijaga dan diimplementasikan hingga akhir hayat,” tegas Anwar.
Pesan Wali Kota: Sabar dan Ikhlas
Wali Kota Pangkalpinang, H. Saparudin, dalam arahannya menekankan bahwa panggilan haji adalah undangan spesifik dari Allah SWT untuk menegakkan akidah. Ia berpesan agar para jemaah senantiasa mengedepankan sifat sabar dan ikhlas selama di tanah suci.
“Kita adalah milik Allah, maka pelaksanaan haji ini harus menjadi manifestasi nyata rasa cinta kita kepada-Nya melalui pelaksanaan syariat. Saya menitipkan doa kepada Bapak dan Ibu sekalian, doakanlah Kota Pangkalpinang agar menjadi kota yang sejahtera, Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur,” pinta Wali Kota.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan 291 jemaah agar kembali ke tanah air dengan selamat dan memberikan manfaat positif bagi lingkungan masyarakat sekembalinya dari baitullah. (Gema)














