PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang menyatakan kesiapannya untuk membantu Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pangkalpinang dalam menyosialisasikan layanan darurat Call Center 110 kepada masyarakat luas. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Ketua MUI Kota Pangkalpinang, K.H. Zainuddin Alwi, saat menerima kunjungan silaturahmi Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Indra Wijatmiko, Rabu (29/7/2026).
Langkah sinergis ini diambil guna memperluas jangkauan informasi mengenai fasilitas panggilan darurat kepolisian, sehingga masyarakat dapat dengan cepat mengakses bantuan aparat saat berada dalam situasi mendesak.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Indra Wijatmiko, menjelaskan bahwa giat ini merupakan bagian dari upaya masif kepolisian untuk memastikan layanan 110 makin dikenal dan tertanam di memori kolektif masyarakat.
“Kunjungan ini sekaligus melaksanakan sosialisasi layanan 110. Harapan saya, layanan 110 ini benar-benar masuk ke memori masyarakat. Sesulit apa pun kondisi yang dihadapi, masyarakat bisa memanggil polisi melalui layanan 110,” ujar Kombes Pol Indra Wijatmiko.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi ini bertujuan agar masyarakat tidak ragu atau bingung mencari pertolongan ketika menghadapi kendala keamanan dan ketertiban. Pihaknya menjamin setiap laporan yang masuk akan segera direspons secara cepat oleh jajaran Polresta Pangkalpinang.
“Pastinya ketika masyarakat menggunakan layanan 110, kami dari Polresta Pangkalpinang akan langsung menindaklanjuti laporan atau informasi tersebut,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Ketua MUI Kota Pangkalpinang, K.H. Zainuddin Alwi, menyampaikan apresiasi mendalam atas inovasi serta jangkauan silaturahmi yang dibangun Polresta Pangkalpinang. Menurutnya, layanan 110 merupakan respons konkret kepolisian dalam memberikan perlindungan nyata bagi warga.
“Kami sangat berterima kasih atas layanan 110 dari pihak kepolisian. Ini merupakan program yang sangat membantu masyarakat, terutama ketika membutuhkan bantuan kepolisian dengan cepat,” kata Zainuddin.
Sebagai bentuk dukungan nyata, MUI Kota Pangkalpinang berjanji akan memanfaatkan jaringan dakwah, lembaga pendidikan, hingga organisasi kemasyarakatan berbasis Islam untuk mengedukasi warga mengenai pemanfaatan layanan tersebut.
“Dari MUI, kami akan mendukung program ini dan ikut menyosialisasikannya kepada masyarakat melalui masjid-masjid, lembaga pendidikan, serta organisasi-organisasi kemasyarakatan Islam,” pungkasnya. (Imelda)









