Minta Pejabat Dilantik Cepat Adaptasi, Pril Marori: Percantik Etalase Pelayanan Kemenag

oleh -314 Dilihat
oleh
banner 468x60

BELITUNG, BERITA-FAKTA.COM — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Pril Marori, menghadiri sekaligus memberikan pengarahan langsung dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Analis SDM Aparatur, dan Analis Pengelolaan Keuangan APBN (APK APBN) di lingkungan Kanwil Kemenag Babel, Rabu (09/09/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan pelantikan yang berpusat di dua lokasi, Auditorium Mas’ud Hasan Qolay untuk wilayah Pulau Bangka dan Kantor Kemenag Kabupaten Belitung untuk wilayah Pulau Belitung tersebut dilakukan secara daring oleh Kepala Biro SDM Kemenag RI, Muhammad Zain.

 

Dalam arahannya dari lokasi pelantikan di Pulau Belitung, Pril Marori menegaskan bahwa rotasi dan mutasi yang dilaksanakan merupakan langkah strategis untuk melakukan penyegaran (refreshment) tata kelola birokrasi, mengingat proses usulan telah berjalan sejak akhir Februari lalu.

 

“Saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang sudah dilantik. Rotasi dan mutasi ini merupakan bentuk penyegaran organisasi, khususnya bagi sejumlah KUA yang sudah bertahun-tahun diampu oleh pejabat yang sama maupun yang berstatus Plt,” tegas Pril Marori.

 

Mengutip pandangan filosofis Imam Ghazali tentang pondasi iman yang terdiri dari syukur dan sabar, Pril Marori berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menerima dan menikmati amanah penempatan tugas baru dengan penuh rasa tanggung jawab.

 

Secara khusus, Pril Marori menggarisbawahi posisi strategis KUA sebagai benteng utama citra Kementerian Agama di tengah masyarakat.

 

“KUA adalah etalase dan garda terdepan Kementerian Agama. Fungsinya bukan hanya sekadar pencatatan nikah, tetapi juga mencakup urusan wakaf, pemberdayaan ekonomi umat, rumah ibadah, hingga layanan keagamaan lainnya. Karena itu, percantiklah etalase kita agar masyarakat melihat Kementerian Agama semakin mantap dan berkualitas,” ujarnya.

 

Ia memberikan batas waktu adaptasi selama satu hingga dua pekan bagi para Kepala KUA di tempat tugas yang baru agar pelayanan publik tidak terhambat.

 

“Masyarakat tidak mau tahu soal perubahan internal, mereka ingin dilayani dengan cepat, tanggap, dan mudah. Silakan bertugas dan langsung beradaptasi secara cepat,” tambahnya.

 

Selain menekankan pentingnya menjaga integritas dan kejujuran di tengah berbagai godaan jabatan, Pril Marori juga mendorong seluruh jajaran untuk adaptif terhadap kemajuan digital di era post-truth. Ia menginstruksikan para Kepala KUA dan jajaran Humas di setiap satuan kerja untuk aktif menggaungkan berbagai praktik baik dan capaian positif lembaga ke media sosial.

 

“Kita harus kompak, solid, seiring sejalan, dan berada dalam satu frekuensi dari Kanwil, Kabupaten/Kota, hingga tingkat KUA dan madrasah. Bangun kolaborasi yang matang dengan instansi terkait agar kita bisa terus mengukir prestasi positif hingga ke tingkat nasional,” pungkas Pril Marori. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.