BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Duet maut melenggang di tanah Bangka, Aksan Visyawan dan Rustam Jasli kini memancangkan jangkar tekad, memantapkan langkah, dan mewakafkan diri untuk maju dalam Pilkada ulang Kabupaten Bangka.
Usai dapatkan restu dari PKS dan PPP, dua partai yang menjadi kompas politik mereka, telah menyalakan lentera harapan bagi pasangan senior ini.
Duet Aksan dan Rustam bukanlah nama asing di samudera politik Bangka Belitung. Aksan Visyawan, dengan hampir empat periode mendayung perahu di kursi legislatif.
Tak hanya itu, Rustam Jasli yang juga malang melintang dalam kancah politik, kini tengah mengumpulkan amunisi berupa dukungan partai-partai lain sebagai kendaraan kokoh mereka menuju medan laga.
Saat dihubungi, Aksan Visyawan dengan suara bergetar penuh harap menyatakan kesiapannya untuk mewakafkan diri seutuhnya demi membangun kembali puing-puing Kabupaten Bangka.
“Saat ini, Kabupaten Bangka tengah terjun bebas dalam keterpurukan ekonomi. Defisit anggaran yang menganga menjadi luka menganga yang harus segera diobati.” kata Aksan Visyawan saat dihubungi tim BERITA-FAKTA.
Bersama Rustam Jasli, Aksan merajut mimpi untuk menjadikan Bangka Unggul dan Mandiri dalam pemaparan program diusungnya.
“Unggul, bak puncak gunung yang menjulang tinggi berarti masyarakat Bangka mampu bersaing, mengelola pendapatan daerah dengan baik, dan menyumbat lubang-lubang kebocoran PAD dari sektor perkebunan, pertambangan, pertanian, perikanan, hingga permata tersembunyi pariwisata bahari yang telah memukau mata dunia.”ucap Aksan Visyawan.
Rustam Jasli tak ketinggalan, menebar janji akan nuansa baru dalam Pilkada ulang ini dengan segudang pengalaman dan kerja keras sebagai bekal utama,
“Kabupaten Bangka ini dapat bermetamorfosis menjadi daerah yang unggul dalam pemberdayaan sumber daya manusia, kekayaan alam, dan kemakmuran yang berlimpah ruah, sehingga masyarakatnya dapat hidup mandiri dan maju.” Jelas Rustam Jasli.
Kedua putra terbaik Bangka ini, setelah sekian lama berbakti di kursi DPRD Bangka dan Babel, kini memikul amanah untuk memimpin daerah kelahiran mereka.
Tentunya harapan duet maut tersebut membumbung tinggi, agar setiap desa di Bangka bertransformasi menjadi desa-desa mandiri, maju, dan unggul, dengan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang mengalir deras.











