Menguapnya Emas Putih: PT Timah Tbk Digerogoti Pasokan Ilegal, Smelter Swasta Semakin Meraksasa

oleh -271 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM —”Sang Pangeran Istana” kini disebut-sebut ikut mengelola pasir timah, memicu badai baru yang mengancam raksasa BUMN PT Timah Tbk (TINS). Kabar ini seakan menjadi duri dalam daging bagi perusahaan plat merah yang sedang terhuyung-huyung diterjang kasus korupsi tata niaga timah senilai Rp 271 triliun.

 

banner 336x280

Di tengah pusaran masalah ini, produksi TINS di semester I 2025 terjun bebas, memicu kekhawatiran ribuan karyawannya. Data internal perusahaan mencatat produksi logam timah TINS hanya mencapai 6.870 metrik ton, atau 32% dari target tahunan 21.545 ton. Angka ini merupakan pukulan telak, anjlok 29% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

 

Sementara itu, di seberang sungai, smelter swasta mengepakkan sayapnya lebih lebar. PT Mitra Stania Prima (MSP) dari Grup Arsari Tambang, misalnya, justru mengukuhkan posisinya dengan peresmian pabrik solder baru di Batam.

 

Ini kontras yang menyakitkan, menggambarkan bagaimana BUMN yang seharusnya menjadi benteng kedaulatan, kini terdesak oleh bayang-bayang swasta.

 

Kebocoran pasokan timah ilegal menjadi biang keladi utama. Setiap minggu, darah perusahaan seolah-olah menetes hingga 100 ton, mengalir deras ke kolektor ilegal dan smelter swasta.

 

Praktik ini seperti api dalam sekam yang perlahan membakar PT Timah dari dalam. Di sisi lain, Satgas Timah yang dibentuk untuk memberantas kebocoran ini terus berjuang dalam kegelapan, membidik kolektor ilegal yang bagaikan siluman sulit ditangkap.

 

Meski berhasil mencatat laba bersih Rp 300 miliar, pencapaian ini jauh dari kata gemilang dan tidak bisa menutupi luka menganga akibat anjloknya produksi. Sementara itu, PT Mitra Stania Prima, dengan langkah-langkah efisien dan ekspansi hilirisasi, seolah menjadi cermin yang memantulkan ketidakmampuan TINS menghadapi tantangan. Bijih timah yang “bocor” dari wilayah IUP TINS diduga kuat menjadi santapan empuk bagi smelter swasta.

 

Kisah PT Timah dan smelter swasta ini adalah potret buram dari dinamika industri timah di Indonesia. BUMN yang terbelit birokrasi dan korupsi, sementara swasta melaju kencang tanpa beban, memperlebar jurang dominasi.

 

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar. Akankah PT Timah bisa bangkit dari keterpurukan, atau akankah mereka menjadi raksasa yang roboh, dikalahkan oleh lincahnya para pemain swasta?. (MJ001)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.