Membedah Gagasan Para Calon: Debat Publik Pertama Pilkada Ulang Pangkalpinang

oleh -181 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Aroma demokrasi kembali semerbak di Kota Pangkalpinang. Setelah hiruk-pikuk Pilkada yang lalu, kini tahapan Pilkada Ulang mencapai puncaknya, yaitu Debat Publik Pertama bagi empat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota. Acara ini bukan sekadar panggung sandiwara, melainkan ajang adu gagasan yang menjadi cermin jernih bagi masyarakat dalam menentukan pilihan.

 

banner 336x280

Ketua KPU Pangkalpinang, Sobarian, menyebut debat ini sebagai wadah vital bagi para calon untuk memamerkan visi, misi, dan program kerja mereka.

 

“Di sinilah publik menimbang gagasan, mendengarkan solusi, dan melihat karakter utuh dari para pemimpin yang akan menjadi nahkoda Kota Pangkalpinang selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

 

Tema debat kali ini sangat komprehensif, mulai dari pembangunan, ekonomi, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, hingga pemberdayaan masyarakat.

 

Empat pasangan calon yang bertarung adalah.

* Pasangan nomor urut 1: Eka Mulya dan Ratmida Dawam

* Pasangan nomor urut 2: Maulan Aklil dan Zeki Yamani

* Pasangan nomor urut 3: Saparudin dan Dessy Ayutrisana

* Pasangan nomor urut 4: Basid Sucipto dan Dede Purnama

 

Debat ini, menurut Sobarian, adalah pembuktian bahwa demokrasi tetap tegak berdiri di tengah dinamika. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap kedaulatan rakyat dan konstitusi.

 

Ia berharap, melalui proses ini, masyarakat Pangkalpinang bisa mendapatkan pemimpin yang bersih, visioner, dekat dengan rakyat, dan mampu membawa kota ini menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

Seruan untuk Memilih dengan Cerdas dan Bertanggung Jawab

Di akhir pernyataannya, Sobarian menegaskan bahwa semua proses ini akan bermuara pada hari pengumuman suara pada Rabu, 27 Agustus 2025. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas, damai, dan bertanggung jawab.

 

“Mari kita wujudkan pilkada yang bersih, tanpa hoax, tanpa politik uang, dan tanpa perpecahan,” ajaknya.

 

“Memilih bukan sekadar hak, tetapi juga tanggung jawab untuk menentukan masa depan kota yang kita cintai.” Dengan ajakan ini, KPU Pangkalpinang berharap partisipasi masyarakat akan maksimal, dan suara rakyat akan benar-benar menjadi penentu pemimpin terbaik bagi Pangkalpinang. (MJ001)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.