Mata Elang Bawaslu Awasi Ketat Pilkada Ulang Bangka: Tak Ada Ruang bagi Sandiwara Demokrasi!

oleh -329 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITAFAKTA.COM – Genderang pesta demokrasi kembali ditabuh di Kabupaten Bangka! Tahapan pendaftaran calon kepala daerah untuk Pilkada Ulang telah resmi membentangkan tirainya. Namun, kali ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka tak ingin ada noda hitam lagi yang mencoreng kanvas demokrasi. Mereka siap berdiri tegak, mengawal ketat setiap jengkal proses, memastikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka menari sesuai irama regulasi dan menghindari jerat insiden yang pernah merenggut kejernihan pesta rakyat sebelumnya.

 

banner 336x280

“Kami Bawaslu, dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenang terkait dengan pengawasan pendaftaran pasangan calon, guna memastikan agar KPU melaksanakan tahapan ini sesuai dengan regulasi yang sudah ada,” tegas Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Bawaslu Bangka, Vega Erora, dengan suara yang mengalirkan tekad, di hadapan awak media, Kamis (26/6/2025).

 

Sorotan Tajam ke Panggung Kontestasi

Vega menjelaskan, tugas Bawaslu bukan hanya sekadar menebar jaring pengawasan, melainkan juga memastikan setiap prosedur yang dilakukan KPU berjalan transparan bagai kristal dan akuntabel. Sorotan tajam kini diarahkan pada potensi lebih dari satu pasangan calon yang akan beradu visi dan misi di Pilkada Ulang kali ini.

 

“Dari berbagai informasi dini yang kami terima, publik terima, bahwa kemungkinan di pemilihan ulang Kabupaten Bangka kali ini terdapat lebih dari satu pasangan calon. Namun itu akan diketahui atau dipastikan pasca tanggal 28 pukul 23.59 nanti,” beber Vega, memecah misteri dengan cermat.

 

Berapapun jumlah pasangan calon yang ditetapkan KPU, Bawaslu menyatakan akan melakukan pengawasan menyeluruh terhadap setiap tahapan. Ini termasuk tahapan verifikasi persyaratan calon hingga tahapan kampanye, yang diibaratkan Vega sebagai titik fokus utama pengawasan Pilkada kali ini.

 

“Berkewajiban melakukan pengawasan semua tahapan pendaftaran, termasuk setelah itu tahapan verifikasi persyaratan, kemudian tahapan kampanye yang merupakan titik fokus kita dalam pengawasan Pilkada kali ini,” tandasnya.

 

Menanggapi sindiran angin dari pihak tertentu agar Bawaslu tidak “main mata” dalam Pilkada Ulang ini, mengingat pernah ada pimpinan Bawaslu yang tersandung kasus sebelumnya, Vega Erora menegaskan komitmen lembaganya. Komitmen Bawaslu terukir kokoh; mereka membuka diri bagi arus saran dan masukan dari siapa pun.

 

“Tentu kami Bawaslu sebagai lembaga negara dalam penyelenggaraan menerima semua saran masukan termasuk permintaan-permintaan agar Bawaslu bekerja secara profesional sangat kami terima. Kami membuka diri bagi siapapun yang memberikan saran pandang kepada Bawaslu, terkhusus pasangan calon yang menginginkan penyelenggaraan kali ini lebih baik daripada penyelenggaraan sebelum-sebelumnya,” papar Vega, menyuarakan keseriusan lembaganya.

 

Ia menambahkan, masukan tersebut menjadi cermin bagi Bawaslu untuk mawas diri dan meningkatkan kinerja pengawasan. Terkait kekurangan personel menyusul kepindahan salah satu komisioner, Vega memastikan hal tersebut tidak akan mengendurkan tali kinerja.

 

“Kewenangan untuk pergantian antar waktu itu kewenangan daripada Bawaslu Republik Indonesia dan itu sudah berproses, kita tunggu saja dalam waktu dekat mungkin sudah ada anggota atau pimpinan yang definitif menggantikan,” jelasnya.

 

Pergantian ini diharapkan terjadi sebelum tahapan Pilkada dimulai, mengingat proses klarifikasi terhadap tiga calon Pengganti Antar Waktu (PAW) telah dilakukan, membawa angin segar harapan. (MJ001)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.