Bangka, Berita-Fakta.com – Survei terbaru menjelang Pilkada Ulang Bangka 2025 menunjukkan persaingan ketat antar pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati.
Survei yang dirilis NGO Pemerhati politik pada Kamis, 21 Agustus 2025 menunjukkan persaingan ketat dari kelima paslon yang hanya berjarak kisaran 1 persen.
Berdasarkan hasil survei terakhir dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 242.582, pasangan Ferry-Syahbudin memimpin dengan elektabilitas 19,65% (47.667 suara), diikuti Rato-Ramadian dengan 18,54% (38.953 suara).
Namun, dengan margin eror 2,46%, hasil ini menunjukkan perlombaan masih sangat kompetitif menjelang hari tenang.
Hasil Survei Elektabilitas Paslon Pilkada Bangka 2025
Berikut rincian elektabilitas masing-masing paslon berdasarkan survei terakhir:
-
Ferry-Syahbudin: 19,65% (47.667 suara)
-
Rato-Ramadian: 18,54% (38.953 suara)
-
Aksan-Rustam: 17,35% (42.088 suara)
-
Andi-Budiono: 17,15% (41.602 suara)
-
Naziarto-Usnen: 16,20% (39.298 suara)
Selain itu, swing voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan mencapai 11,11% (44.974 suara).
Angka ini menunjukkan bahwa sekelompok pemilih yang cukup besar masih dapat mengubah dinamika hasil akhir Pilkada Bangka 2025.
Margin Eror dan Implikasinya
Dengan margin eror sebesar 2,46%, elektabilitas paslon teratas seperti Ferry-Syahbudin (19,65%) dan Rato-Ramadian (18,54%) masih berada dalam rentang yang sangat ketat.
Artinya, tidak ada paslon yang memiliki keunggulan mutlak. Misalnya, dukungan untuk Ferry-Syahbudin bisa berkisar antara 17,19% hingga 22,11%, sementara Rato-Ramadian antara 16,08% hingga 21%.
Hal ini menegaskan bahwa persaingan masih terbuka lebar, terutama dengan porsi swing voters yang signifikan.
Swing Voters Jadi Kunci
Porsi swing voters sebesar 11,11% menjadi faktor krusial dalam Pilkada Bangka 2025.
Dengan jumlah suara yang mencapai 44.974, pemilih yang belum menentukan pilihan ini dapat menggeser kemenangan ke salah satu paslon.
Menjelang hari tenang, strategi kampanye yang mampu menarik perhatian swing voters kemungkinan besar akan menentukan hasil akhir.
Konteks Survei
Survei ini dilakukan menjelang masa tenang Pilkada Ulang Bangka 2025, dengan jumlah DPT sebanyak 242.582 pemilih.
Angka-angka ini mencerminkan proyeksi suara berdasarkan preferensi responden, dengan catatan bahwa margin eror 2,46% menunjukkan tingkat ketidakpastian yang wajar dalam survei.
Data ini memberikan gambaran terkini tentang preferensi pemilih di Bangka, meskipun hasil akhir akan bergantung pada dinamika di lapangan hingga hari pemungutan suara











