Makam Depati Hamzah di Batukadera Kupang: Kisah Perjuangan dari Serumpun Sebalai dan Pengasingan ke Tanah Timor

oleh -148 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kupang, Berita-Fakta — Di Pemakaman Muslim Batukadera, Airmata, Kupang, terdapat makam sederhana dengan nisan kayu yang menandai peristirahatan terakhir Depati Hamzah, atau lebih dikenal sebagai Depati Tjing.

Makam ini menyimpan kisah heroik seorang pejuang dan tokoh pahlawan nasional dari Bangka Belitung yang berjuang melawan penjajahan Belanda di abad ke-19.

banner 336x280

Menurut Dato Akhmad Elvian, DPMP, Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia Depati Hamzah, yang juga dipanggil Abang Tjing, adalah putra Depati Bahrin dan saudara Depati Amir.

Ia memimpin pasukan dalam pertempuran sengit melawan Belanda di Ampang (kini Kelapa), Bangka.

Dalam arsip sejarah (ANRI: BL: 25-3-1851 No.13), sebelum serangan ke pos militer Belanda di Ampang pada 4 Juli 1850, pasukan Depati Amir, di bawah komando Tjing, meracuni makanan dan sumber air Belanda.

Aksi ini, yang dilakukan oleh seseorang bernama Tebong, menyebabkan kematian seluruh pasukan Belanda di pos tersebut. Akibatnya, Belanda membalas dengan membakar kampung Ampang.

Pada 7 Januari 1851, Hamzah dan Depati Amir ditangkap di hutan Mendobarat saat berupaya melarikan diri ke Distrik Sungaiselan.

Penangkapan terjadi setelah mereka dikhianati dan dikepung oleh barisan pemburu hadiah serta militer Belanda.

Berdasarkan putusan resmi (ANRI Bt. 22 April 1851 No.21), Hamzah dihukum buang ke Keresidenan Timor bersama dua rekannya, Awang dan Akip, dan tinggal di Kupang di bawah pengawasan polisi.

Di Kupang, keahlian Hamzah di bidang pengobatan membuatnya diangkat sebagai Mantri, dengan kemampuan setara dokter Belanda.

Depati Hamzah meninggal dunia pada 12 Maret 1903 di usia 71 tahun, meninggalkan warisan perjuangan yang terus dikenang.

Makam Depati Hamzah di Batukadera menjadi saksi bisu perjuangan melawan penjajahan dan pengabdiannya di pengasingan.

Kisah ini mengingatkan kita akan keberanian dan keteguhan para pejuang bangsa dari Bangka Belitung yang melawan penjajah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.