Lebaran Yatim Kemenag Babel 2026: Ketika Anak-Anak Istimewa Menjadi Pusat Perhatian

oleh -355 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Bukan mereka yang dipanggil maju ke depan. Justru para pejabat, tamu undangan, dan mitra yang mendatangi mereka satu per satu. Di Auditorium H. Mas’ud Hasan Qolay Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (15/6/2026), puluhan anak yatim dan penyandang disabilitas menjadi pusat perhatian dalam peringatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026.

Mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”, kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Muharram 1448 Hijriah ini dilaksanakan serentak secara nasional dan terhubung dengan 34 Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia melalui Zoom Meeting. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak awal kegiatan.

banner 336x280

Hadir mendampingi anak-anak tersebut, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Babel H. Pril Marori, jajaran pejabat administrator, ASN Kanwil Kemenag Babel, serta berbagai mitra strategis. Turut hadir pimpinan BSI Pangkalpinang, BAZNAS Babel, LAZISMU, Wadah Inspirasi Zakat, Baitul Maal Munzalan, LAZ Sidogiri, dan sejumlah lembaga zakat lainnya.

Ketua panitia, Abdul Rohim, menyampaikan bahwa tahun ini merupakan penyelenggaraan Lebaran Yatim yang keempat. Sebanyak 50 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima santunan secara simbolis, sementara bantuan lainnya disalurkan langsung ke rumah para penerima manfaat.

Menurut Abdul Rohim, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga menghadirkan kasih sayang dan penghormatan kepada anak-anak yatim. Karena itu, panitia sengaja menempatkan mereka sebagai tamu kehormatan dalam seluruh rangkaian acara.

“Anak-anak yatim tidak hanya membutuhkan santunan. Mereka juga membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan penghormatan. Kami ingin mereka merasakan bahwa hari ini mereka adalah tamu istimewa. Kita yang datang membawa cinta dan penghormatan kepada mereka,” ujar Abdul Rohim.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Hadrah Akbar ibu-ibu, tausiah dan doa yang dibawakan anak-anak, serta tradisi khas Bangka Belitung berupa Telur Seroja Khataman Al-Qur’an. Pada kesempatan itu, Abdul Rohim juga membagikan kisah yang menginspirasinya tentang besarnya kepedulian masyarakat kepada anak-anak yatim.

Sementara itu, H. Pril Marori mengajak seluruh masyarakat menjadikan Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial. Menurutnya, tahun baru Hijriah bukan hanya pergantian waktu, tetapi juga kesempatan untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap sesama.

“Dari sikap yang biasa menjadi lebih peduli, dari keacuhan menjadi perhatian, dari sekadar melihat menjadi ikut merasakan. Anak-anak yatim dan penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang harus dikasihani. Mereka adalah anak-anak bangsa yang memiliki mimpi, bakat, dan masa depan yang sama cerahnya. Jangan pernah melihat mereka dari keterbatasannya, tetapi lihatlah semangat dan potensi yang mereka miliki,” tegas Pril.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenag Babel bersama para mitra ingin memastikan bahwa setiap anak merasakan cinta, perhatian, dan harapan. Sebab di balik santunan yang diberikan, tersimpan pesan yang lebih besar: bahwa setiap anak berhak dicintai, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan terbaiknya.

Sumber : Humas Kanwil Kemenag Babel

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.