PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang menunjukkan komitmen penuh dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) dengan menggelar simulasi dan monitoring intensif.
Kegiatan yang berpusat di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Pangkalpinang pada Minggu (31/8) ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan para peserta dalam ajang yang akan digelar pada Selasa mendatang.
Simulasi OMI ini diikuti oleh 87 peserta didik dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga MA. Partisipasi lintas jenjang ini mencerminkan semangat kompetisi yang merata di kalangan siswa madrasah di Pangkalpinang.
Mereka diuji tidak hanya dari segi penguasaan materi, tetapi juga kesiapan mental dan adaptasi terhadap atmosfer kompetisi. Soal-soal yang diberikan dirancang untuk mengukur sejauh mana kesiapan akademis mereka, sementara kondisi simulasi dibuat semirip mungkin dengan hari-H pelaksanaan OMI.
Salah satu staf Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Pangkalpinang, Rina F saat dihubungi tim Humas pada Senin (01/09) menegaskan bahwa monitoring ini bertujuan utama untuk meminimalisir kendala teknis dan non-teknis.
“Kami ingin memastikan bahwa simulasi berjalan lancar, sehingga saat hari H, tidak ada kendala yang berarti. Ini juga menjadi kesempatan bagi para siswa untuk merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya dan melatih ketenangan mereka,” ujar Rina.
Ia menambahkan bahwa hasil dari monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan terakhir sebelum hari kompetisi.
Antusiasme yang luar biasa terpancar dari wajah para peserta. Mereka serius mengerjakan setiap butir soal, menunjukkan dedikasi dan tekad untuk memberikan yang terbaik.
Salah seorang peserta bahkan mengungkapkan bahwa simulasi ini sangat membantu, Selain menguji pemahaman, para peserta juga jadi tahu apa saja yang harus disiapkan, terutama dalam hal manajemen waktu dan ketelitian.
Dengan adanya simulasi dan monitoring ini, diharapkan para peserta dari Pangkalpinang bisa tampil dengan percaya diri dan meraih prestasi gemilang. Upaya kolaboratif antara Kemenag, pihak sekolah, dan para peserta ini menjadi bukti nyata keseriusan dalam memajukan kualitas pendidikan madrasah di wilayah tersebut. (M3L)













