Kemenag Pangkalpinang Genjot Pendataan Sarpras Pesantren, Penyuluh Agama Jadi Ujung Tombak Validasi Data

oleh -110 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang bergerak cepat menindaklanjuti program nasional pendataan sarana dan prasarana (sarpras) pondok pesantren. Langkah strategis ini diawali dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) yang melibatkan Penyuluh Agama Islam, pada Senin (13/10), di ruang Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren).

 

banner 336x280

Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Kota Pangkalpinang, Abdul Khalim, S.S., didampingi staf Muhammad Rasyidin, S.Ag., memimpin rakor yang bertujuan memastikan pelaksanaan pendataan pesantren berjalan menyeluruh dan akurat di wilayah Pangkalpinang.

 

Pendataan ini merupakan program penting dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pesantren. Tujuannya tak lain untuk memperoleh data profil dan sarpras pesantren yang mutakhir dan terintegrasi, yang akan menjadi dasar vital dalam pengambilan kebijakan dan penguatan kelembagaan pesantren nasional.

 

Urgensi pendataan ini dipertegas dengan adanya surat resmi dari Direktorat Pesantren, yang menyebutkan bahwa data hasil pendataan ini akan dipaparkan oleh Menteri Agama di hadapan Presiden dalam waktu dekat.

 

Menyadari pentingnya akurasi data, sinergi antara Kemenag Kabupaten/Kota dengan Penyuluh Agama di masing-masing wilayah kerja menjadi kunci utama. Abdul Khalim secara tegas menyoroti peran Penyuluh Agama sebagai “ujung tombak” dalam memvalidasi dan mengumpulkan data sarpras pesantren di lapangan.

 

Meskipun Kemenag diminta menunjuk PIC setingkat Kepala Seksi PD Pontren/Pakis, Namun Kun Anifah Windusari, S.Sos.I., M.E., salah satu Penyuluh Agama, mengungkapkan bahwa yang kini menjadi PIC justru adalah Penyuluh Agama di Kecamatan yang memiliki pondok pesantren.

 

Koordinasi intensif, termasuk konsinyering virtual dengan penyuluh yang telah diagendakan pada Minggu, 12 Oktober 2025, pukul 13.00 WIB, menjadi bagian dari upaya Kemenag seluruh Indonesia. Hal ini ditujukan untuk mewujudkan basis data pesantren nasional yang valid, terbarukan, dan siap dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan keagamaan Islam di Indonesia.

 

Rapat koordinasi di Pangkalpinang ini menegaskan komitmen Kemenag setempat dalam mendukung terwujudnya data pesantren yang akurat, sesuai dengan arahan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. (M3L)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.