Kemenag Pangkalpinang Cetak Generasi Buddhis Moderat: Anti-Narkoba dan Melek Hukum!

oleh -145 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Dalam upaya memperkokoh karakter generasi muda yang inklusif dan berintegritas, Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Pembinaan Siswa Buddhis Yang Moderat Tingkat SMA dan SMK se-Kota Pangkalpinang. Perhelatan yang diikuti oleh 80 peserta didik ini dilangsungkan di Vihara Bangka Dhammaram, Pangkalpinang, Senin (4/5/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran pelajar sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia yang majemuk.

 

“Siswa-siswi Buddhis harus mampu menjadi teladan dalam praktik moderasi beragama. Moderat berarti tidak ekstrem, melainkan berada di tengah dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, dan kesetiaan pada Pancasila,” ujar H. Firmantasi saat memberikan arahan di depan para siswa.

 

Beliau juga menambahkan bahwa tantangan zaman menuntut siswa untuk memiliki ketahanan mental yang kuat. “Melalui pembinaan ini, saya berharap para siswa tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” tegasnya.

 

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran Guru Pendamping Agama Buddha, serta Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Pangkalpinang, Misno. Para peserta merupakan perwakilan terpilih dari SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3, SMK Bakti, SMK Tunas Karya, SMAN 2, SMA Yoseph, dan SMA Bahagia.

 

Untuk membekali peserta, panitia menghadirkan empat narasumber yang mengupas berbagai aspek kehidupan remaja:

 

1. Ibu Peni Januati (BNN Prov. Babel): Memaparkan materi “Peran Pelajar dalam Menangkal Bahaya Narkoba di Era Modern”. Beliau menekankan pentingnya gaya hidup sehat tanpa zat adiktif.

2. Bhikkhu Mahawirat Khemacari & Samanera Adrian Santoso: Memberikan pencerahan spiritual melalui materi “Dhamma sebagai Jalan Harmoni: Moderasi Beragama dalam Bimbingan Bhikkhu Sangha”. Siswa diajak mempraktikkan kasih sayang dalam keberagaman.

3. Bapak Billy Argo (Babinsa Kampung Opas/Koramil Gedung Nasional): Menggembleng mental peserta melalui “Penguatan Disiplin dan Bela Negara Pelajar”.

4. Bripka Herlando, SH (Bhabinkamtibmas Gedung Nasional): Menyampaikan materi “Penguatan Kesadaran Hukum, Keamanan, dan Literasi Digital” guna mencegah pelanggaran hukum dan penyalahgunaan media sosial.

 

Penyelenggara Buddha Kemenag Pangkalpinang, Misno, menyatakan bahwa kolaborasi antara tokoh agama, aparat keamanan (TNI/Polri), dan BNN ini sengaja dilakukan agar pembinaan siswa bersifat menyeluruh (holistik). “Kita ingin mencetak generasi emas yang cerdas secara intelektual, santun secara spiritual, dan patuh pada aturan negara,” pungkasnya. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.