PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momen krusial untuk memastikan peserta didik baru mendapatkan atmosfer belajar yang ramah dan religius. Guna memastikan hal tersebut berjalan optimal, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Maryani, bergerak cepat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) langsung ke lapangan, Kamis (16/07).
Dua sekolah dasar negeri, yakni SDN 42 Pangkalpinang dan SDN 19 Pangkalpinang, menjadi fokus utama peninjauan kali ini. Kehadiran Pengawas PAI ini bertujuan untuk mengawal agar internalisasi nilai-nilai keagamaan dan moderasi beragama sudah mulai ditanamkan sejak dini kepada para siswa baru.
Dalam kunjungannya, Maryani memantau langsung jalannya berbagai aktivitas MPLS, mulai dari penyambutan siswa, pengenalan guru, hingga materi dasar keagamaan yang diselipkan dalam program pengenalan sekolah.
“MPLS adalah gerbang awal pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah yang baru. Kita ingin memastikan bahwa materi PAI dan pembiasaan akhlak mulia sudah diintegrasikan dengan baik sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sini,” ujar Maryani di sela-sela kegiatannya.
Dari hasil pemantauan di SDN 42 dan SDN 19 Pangkalpinang, pelaksanaan MPLS dinilai berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Pihak sekolah terlihat kooperatif dan kreatif dalam menyusun program yang edukatif tanpa menghilangkan unsur religiusitas.
Melalui Monev berkala seperti ini, Kementerian Agama Kota Pangkalpinang berharap sinergi antara pengawas dan pihak sekolah terus terjaga demi melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlakul karimah. (Imelda)









