Kabid Papkis Kemenag Babel: Wisuda Bukan Sekadar Seremoni, tapi Motivasi Terus Istiqamah

oleh -1410 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Ratusan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Bangka Tengah memadati Gedung Aula Belitong Resort, Pangkalpinang, pada Sabtu (6/6/2026) guna mengikuti prosesi Wisuda Akbar yang digelar secara khidmat dan meriah.

 

banner 336x280

Acara ini menjadi puncak apresiasi atas ketekunan para santri yang telah menyelesaikan studi selama satu tahun penuh. Sepanjang masa pembelajaran, mereka digembleng dengan berbagai materi keagamaan, mulai dari Al-Qur’an, Hadits, Akidah, Akhlak, Fiqih, Bahasa Arab, hingga Sejarah Islam.

 

Tahun ini, Wisuda Akbar mengusung tema besar, yakni “Menyiapkan generasi Islam yang berkarakter Al-Qur’an, beriman, bertakwa, berakhlak karimah, dan cinta nusa bangsa”.

 

Berdasarkan data panitia, total santri yang diwisuda mencapai 660 orang. Mereka terdiri dari 360 santri dari 32 lembaga MDT yang telah menyelesaikan jenjang MDT Ula, serta 300 santri dari 30 lembaga TPQ yang dinyatakan lulus khatam Al-Qur’an.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan tokoh lintas sektoral untuk memberikan dukungan langsung. Gubernur Bangka Belitung diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, sementara Bupati Bangka Tengah diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum.

 

Hadir pula perwakilan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah yang didelegasikan kepada Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam.

 

Selain pejabat pemerintahan, momentum sakral ini juga dikawal langsung oleh Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ), para kepala lembaga, guru atau ustadz-ustadzah, serta ratusan orang tua atau wali santri yang mendampingi dengan penuh khidmat.

 

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama yang diwakili oleh Kepala Bidang Papkis, H. Tri Edy Kesumo Raharjo, M.Pd., menekankan bahwa wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar para santri.

 

“Wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan dan motivasi agar santri terus istiqamah menuntut ilmu. MDT dan TPQ memiliki peran strategis sebagai benteng pendidikan karakter. Melalui wisuda ini diharapkan lahir generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tri Edy.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendidik yang menjadi ujung tombak keberhasilan para santri. Menurutnya, dedikasi guru mengaji adalah fondasi utama pembentukan moral generasi muda.

 

“Keberhasilan anak-anak ini adalah buah kesabaran para ustadz dan ustadzah. MDT dan TPQ adalah madrasah pertama yang menanamkan cinta Al-Qur’an sejak dini. Mari kita jaga dan kembangkan bersama,” pungkasnya di hadapan ratusan hadirin. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.