Jaga Performa Pelayanan Publik, ASN Kemenag Pangkalpinang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan dan Sosialisasi Labkesmas

oleh -28 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang mengikuti sosialisasi intensif mengenai Pelayanan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Tingkat 2. Kegiatan yang diinisiasi oleh UPTD Laboratorium Kesehatan Kota Pangkalpinang ini berlangsung di Aula Kantor Kemenag pada Senin (27/04).

 

banner 336x280

Hadir sebagai narasumber utama, Elly Irawan, Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Muda, membedah secara mendalam delapan fungsi krusial Labkesmas dalam struktur kesehatan publik. Namun, inti dari paparannya lebih menekankan pada urgensi kesehatan pegawai sebagai aset fundamental organisasi.

 

Dalam diskusinya, Elly menekankan bahwa kesehatan pegawai bukan sekadar isu individu, melainkan faktor strategis bagi keberlangsungan instansi. Mengacu pada perspektif manajemen risiko, gangguan kesehatan pada SDM dapat memicu penurunan produktivitas hingga pembengkakan biaya operasional organisasi.

 

“Pegawai kantoran memiliki profil risiko kesehatan yang spesifik, mulai dari dampak pola hidup sedenter (kurang gerak) hingga potensi penyakit tidak menular (PTM). Di sinilah pemeriksaan laboratorium berperan vital sebagai instrumen preventif guna mendeteksi dini risiko sebelum menjadi krisis medis,” ujar Elly.

 

Sesi diskusi berjalan dinamis saat salah satu ASN Kemenag Pangkalpinang, Andreas Yudho Astono, melontarkan pertanyaan terkait efisiensi biaya dan prosedur pemeriksaan rutin. Ia menyoroti tren pemeriksaan kesehatan “murah meriah” yang kerap dilakukan masyarakat secara mandiri di apotek, seperti pengecekan gula darah dan tekanan darah.

 

“Bagaimana kita menyikapi pemeriksaan rutin yang tersedia di apotek dibandingkan dengan standar laboratorium resmi, terutama dari sisi akurasi dan keberlanjutan pemantauan kesehatan pegawai?” tanya Andreas.

 

Menanggapi hal tersebut, tim medis menjelaskan bahwa meski pemeriksaan di apotek dapat menjadi indikator awal yang cepat, pemeriksaan di laboratorium resmi seperti UPTD Labkesmas menawarkan parameter yang lebih komprehensif, kalibrasi alat yang terstandarisasi, serta validasi hasil oleh tenaga ahli yang kompeten.

 

Tak hanya berhenti pada tataran teori, kegiatan ini langsung diimplementasikan dalam bentuk pemeriksaan kesehatan di tempat. Para ASN Kemenag Pangkalpinang melakukan serangkaian tes kesehatan untuk memetakan kondisi fisik mereka saat ini.

 

Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa deteksi dini melalui layanan laboratorium adalah investasi jangka panjang. Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan performa pelayanan publik di Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang dapat tetap terjaga secara optimal dan profesional. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.