BANGKA, BERITAFAKTA.COM – Aura sakral menyelimuti panggung Pilkada Bangka 2025. Bulu kuduk Aksan Visyawan berdiri tegak, bukan karena gentar, melainkan karena getaran kebanggaan saat mengumumkan pasangannya, Rustam Jasli. Nama Rustam Jasli, bagai mahkota yang bertahtakan permata, terkuak bukan sekadar nama biasa.
“Beliau adalah turunan pahlawan nasional, turunan Depati Amir, Depati Bahri, dan di Kimak,” ujar Aksan, suaranya bergetar menahan haru, seolah menyingkap tabir sejarah.
Ia menambahkan, “Saya di Belinyu nih.” Sebuah deklarasi yang mengalirkan energi heroik di tengah hiruk-pikuk pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati.
Dalam balutan rasa syukur, Aksan Visyawan mengawali pernyataannya dengan melayangkan pujian setinggi langit kepada KPU Kabupaten Bangka.
“Saya berterima kasih kepada pihak KPU Kabupaten Bangka atas penerimanya dan prosesinya. Saya pikir cukup profesional. Cukup baik pelayanannya, mudah-mudahan ini menandakan demokrasi di Kabupaten Bangka cukup sehat dan merata menjalankan peraturan perundang-undangan di Kabupaten Bangka,” tutur Aksan, melempar pujian bak kuntum bunga yang merekah.
Ia juga tak lupa menyapa para Ketua Partai Pengusung dari PKS dan PPP serta seluruh hadirin yang telah menjadi saksi bisu momen bersejarah ini.
“Bapak Ibu yang sudah hadir di sini tanpa mengurangi rasa hormat, satu persatu tidak bisa saya cukupkan. Tapi semuanya yang mendengar suara saya, terima kasih atas kehadirannya,” ucapnya, menyiratkan penghargaan yang tulus.
Mata Aksan Visyawan berbinar, memancarkan asa. “Mudah-mudahan ini menjadi awal perjuangan kita. Ingin menjadikan Bangka ini lebih baik di depan. Arus baru, Bangka baru,” serunya penuh semangat, melukiskan visi masa depan yang gemilang.
Lebih lanjut, ia menekankan urgensi peran pemimpin daerah. “Kita akan memilih pemimpin yaitu Bupati yang akan membantu masyarakat pada saat ini,” tegasnya, menunjuk pada kebutuhan mendesak masyarakat Bangka.
Di akhir pidatonya, Aksan Visyawan kembali menegaskan komitmennya. “Mudah-mudahan perjuangan ini tidak selesai sampai sini, tetap kita berjuang untuk kesejahteraan dan kesejahteraan Bangka untuk bekal nanti anak cucu kita ke depan. Karena kita dititipkan oleh anak cucu kita untuk merawat dan menjaga Kabupaten Bangka agar kita tata, kita bangun semaksimal mungkin untuk kita tinggalkan kepada generasi-generasi berikutnya,” ujarnya, bagai seorang pejuang yang siap mengarungi samudra demi masa depan.
“Mudah-mudahan sekali lagi, saya mau doanya dan dukungannya agar Bangka ke depan lebih baik lagi,” tutup Aksan, menggantungkan harapan pada doa dan dukungan segenap lapisan masyarakat Bangka. (MJ001)











