Bangka, Berita-Fakta.com — Calon Bupati Bangka, Aksan Visyawan, menyampaikan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan lapangan pekerjaan bagi anak muda.
Hal itu disampaikannya dari Aksan Visyawan dalam Diskusi Publik yang digelar di Warkop Pemuda, Bangka, pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati, Aksan Visyawan dan Rustam Jasli, menjelang Pilkada 2025.
Diskusi publik yang diinisiasi Rustam Jasli ini bertujuan membuka ruang dialog dengan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mendengar aspirasi sekaligus menyampaikan visi-misi pasangan calon.
Meski Aksan tiba terlambat di lokasi acara, kehadirannya tetap disambut meriah oleh ratusan simpatisan dan warga yang memadati Warkop Pemuda.
Antusiasme publik terlihat dari sorak sorai dan tepuk tangan yang mengiringi kedatangan calon bupati Aksan Visyawan tersebut.
Dalam sesi tanya jawab, seorang peserta dari kalangan generasi Z mengajukan pertanyaan krusial terkait sulitnya mendapatkan pekerjaan di tengah persaingan ketat dan terbatasnya lapangan kerja di Bangka.
Menanggapi hal ini, Aksan Visyawan menawarkan pendekatan baru yang disebutnya sebagai “re-create pekerjaan.”
“Anak muda tidak hanya perlu mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang kerja baru. Salah satu contoh nyata adalah menjadi influencer di media sosial. Dengan memanfaatkan teknologi dan kreativitas, generasi Z bisa menghasilkan pendapatan sekaligus membangun karir yang sustainable,” ungkap Aksan Visyawan dengan penuh semangat.
Ia menambahkan, konsep “re-create pekerjaan” ini mencakup pemberdayaan anak muda melalui pelatihan keterampilan digital, pengembangan wirausaha, dan pemanfaatan platform online untuk membuka peluang ekonomi baru.
Menurut Aksan, potensi ekonomi digital, seperti konten kreator, e-commerce, dan startup teknologi, dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi angka pengangguran di Bangka.
Acara ini juga diisi dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai isu lokal, termasuk pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pasangan Aksan-Rustam menegaskan komitmen mereka untuk menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan kreativitas generasi muda, sebagai bagian dari visi pembangunan Bangka yang inklusif dan berorientasi masa depan.
Diskusi publik ini menjadi bukti bahwa pasangan Aksan-Rustam berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya generasi Z, untuk memahami kebutuhan mereka dan merumuskan solusi yang relevan.
Dengan pendekatan yang progresif, Aksan Visyawan optimistis dapat membawa perubahan positif bagi perekonomian dan ketenagakerjaan di Bangka.












