PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Peta olahraga baku hantam di Bumi Serumpun Sebalai resmi memasuki babak baru. Kibaran bendera Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) kini resmi menancapkan taringnya di Bangka Belitung (Babel).
Dalam pertemuan perdana yang digelar di bawah temaram lampu Greeng Cafe Pangkalpinang, Senin (6/7) malam, aroma optimisme langsung menyeruak. Di bawah komando sang nakhoda anyar, Efendi Harun, FTPI Babel langsung tancap gas menyusun strategi demi membangkitkan kembali gairah tinju profesional yang sempat tertidur.
Langkah awal FTPI Babel tidak main-main. Belum juga resmi dilantik, mereka sudah bersiap menggebrak panggung olahraga dengan merancang sebuah hajatan besar Lomba Tinju Profesional “Sabuk Pangdam”. Turnamen bergengsi ini diproyeksikan menjadi panggung megah bagi para kesatria ring untuk saling beradu urat syaraf dan adu jotos demi meraih takhta tertinggi.
“FTPI bukan hanya wadah untuk bicara soal teknis tinju di atas kanvas. Lebih dari itu, kita harus menjadi motor penggerak dan promotor ulung,” tegas Efendi Harun dengan nada bicara yang membakar semangat para pengurus.
Efendi, yang didapuk memikul mandat berat sebagai Promotor Tinju se-Sumbagsel, bukanlah wajah baru. Rekam jejaknya di dunia adu jotos sudah sekeras batu karang; ia pernah menakhodai Pertina Bangka dan bertangan dingin manajer beberapa petinju andalan daerah.
Dalam orasi politik organisasinya, Efendi mengajak seluruh jajaran pengurus untuk merapatkan barisan dan menyatukan visi. Ia menganalogikan organisasi ini sebagai sebuah kapal besar yang hanya bisa berlayar memecah ombak jika seluruh awaknya mendayung bersama.
“Mari kita bangun bersama-sama rumah ini. Saya yakin, dengan jabat tangan yang erat, kita bisa mengembalikan marwah Babel di kancah nasional,” tambahnya.
Ia juga menyoroti bahwa industri tinju profesional bukanlah sekadar tontonan, melainkan ladang hijau penuh peluang bisnis yang siap digarap oleh para anggota FTPI Babel. Menariknya, ada satu ambisi unik yang membara di dada Efendi ia berharap prosesi pelantikan pengurus nantinya dilakukan langsung di atas ring tinju, sebagai simbol kesiapan mereka untuk bertarung demi kemajuan olahraga ini.
Senada dengan sang ketua, Sekretaris FTPI Babel, Abi Rehan, menegaskan bahwa mereka tidak ingin organisasi ini hanya hangat-hangat kuku. Sebuah cetak biru kompetisi yang matang telah disiapkan untuk menjaga napas organisasi tetap panjang.
Pada bulan Oktober mendatang, FTPI Babel menjadwalkan pergelaran Lomba Tinju Ampro (Amatir dan Profesional). Agenda ini dirancang sebagai hulu dari program berkelanjutan demi menyaring bibit-bibit muda potensial yang selama ini tersembunyi di sudut-sudut Bangka Belitung.
Dengan fondasi awal yang kokoh dan semangat yang menyala-nyala, kehadiran FTPI Babel diharapkan mampu melahirkan pahlawan-pahlawan baru yang siap mengharumkan nama daerah, sekaligus memutar roda ekonomi lewat industri sport tourism yang menjanjikan. (4WD)









