FKUB Pangkalpinang Sambut Hangat Rombongan Banyuasin, Kuatkan Sinergi, Saling Tukar Pengalaman Jaga Kerukunan Umat

oleh -194 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuasin melaksanakan kunjungan studi literatur ke Kota Pangkalpinang. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, disambut hangat oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang dan FKUB setempat di Ruang Pertemuan Bapperida Pangkalpinang, Jumat, (24/10).

 

banner 336x280

Rombongan FKUB Banyuasin yang berjumlah sekitar 35 orang disambut oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Pangkalpinang, Ahmad Subekti, didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H. Firmantasi, serta Ketua FKUB Pangkalpinang, Drs. Kholil Mahfudz.

 

Dalam sambutannya, Ketua FKUB Pangkalpinang, Drs. Kholil Mahfudz, menyampaikan pihaknya menyambut baik kunjungan ini. Ia berharap momentum studi literatur ini dapat menjadi ajang pertukaran informasi dan pengalaman dalam merawat kerukunan di daerah masing-masing.

 

“Kerukunan di Pangkalpinang memiliki beberapa barometer yang menjadi ikon, seperti lima rumah ibadah yang berdiri berdampingan, termasuk Sekolah Tinggi Agama Konghucu Indonesia Negeri (Setiakin) di Kelurahan Temberan. Selain itu, ada Masjid Agung Kubah Timah yang berdekatan dengan Gereja Maranatha di jantung kota,” jelas Kholil.

 

Ia pun berharap rombongan FKUB Banyuasin dapat menyaksikan langsung keragaman budaya dan tingginya kerukunan di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

 

Senada dengan Kholil, Asisten I Ahmad Subekti menegaskan bahwa Pangkalpinang telah lama menjadi “rumah” bagi berbagai agama dan budaya untuk hidup dalam saling hormat dan toleransi. Tingkat kerukunan umat beragama di kota ini diklaim sangat tinggi.

 

“Pemerintah daerah bersama Kementerian Agama dan FKUB memiliki tim deteksi dini. Ini penting agar setiap potensi konflik, khususnya yang terkait agama, dapat segera kita netralisir sejak awal,” tegas Subekti.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, menjelaskan bahwa daerahnya memiliki kultur yang hampir serupa dengan Pangkalpinang. Dengan luas 14 ribu kilometer persegi dan penduduk hampir satu juta jiwa, Banyuasin yang juga merupakan salah satu lumbung pangan nasional, mencatat tingkat kerukunan yang tinggi.

 

“Alhamdulillah, kami mencatat zero conflict atau tidak ada konflik terkait agama. Ini menunjukkan tingkat toleransi di Banyuasin sudah cukup tinggi,” ujar Netta Indian.

 

Acara dilanjutkan dengan pemaparan program unggulan FKUB Pangkalpinang oleh Wakil Ketua, Dr. H. Iskandar, M.Hum. Salah satu program yang menonjol adalah Kemah Pemuda Lintas Agama yang telah digelar selama empat tahun berturut-turut.

 

“Kegiatan ini sukses menjadikan para pemuda sebagai aktor kerukunan. Mereka membawa atmosfer positif bagi terciptanya kerukunan di kota Pangkalpinang,” papar Dr. Iskandar.

 

Setelah sesi tukar cinderamata, rombongan FKUB Banyuasin dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Masjid Agung Kubah Timah. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi jamuan makan siang dengan hidangan khas Melayu Bangka Belitung untuk para tamu. (GV004)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.