FKUB Pangkalpinang Jalin Silaturahmi dan Kaji Terap ke Bangka Selatan, Merajut Benang Emas Kerukunan Lintas Agama

oleh -151 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA SELATAN, BERITA-FAKTA.COM – Suasana hangat dan kekeluargaan menyelimuti Kabupaten Bangka Selatan (Basel) pada Jumat (26/09), saat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pangkalpinang tiba untuk melakukan kunjungan kerja dan kaji terap. Dipimpin langsung oleh Ketua Drs. Kholil Mahfudz dan Wakil Ketua, Dr. H. Iskandar, S.Ag., S.H., M.Hum., rombongan lintas agama ini datang dengan satu niat tulus: mempererat tali silaturahmi dan menimba ‘ilmu’ kerukunan dari daerah berjuluk Bumi Junjung Besaoh.

 

banner 336x280

Sambutan Penuh Kekeluargaan di Kantor Bupati

 

Titik awal kaji terap ini adalah ruang pertemuan Kantor Bupati Bangka Selatan. Rombongan FKUB Pangkalpinang diterima dengan penuh keramahan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Selatan, Hefi Nuranda, didampingi Kepala Kesbangpol, Evi Sastra.

Meski Bupati berhalangan hadir, sambutan yang diberikan sama sekali tidak berkurang kehangatannya.

 

Sekda Hefi Nuranda menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan yang melintasi sekat-sekat agama ini. “Kunjungan lintas agama ini suatu kebanggaan bagi kami,” ujarnya. Dengan nada bersahabat, ia berharap kunjungan ini menjadi ajang saling belajar dan mempersilakan rombongan untuk menikmati keindahan pariwisata Basel.

 

Menanggapi sambutan itu, Drs. Kholil Mahfudz membalas dengan kerendahan hati. “Bersyukur diberikan Allah kesehatan dapat bersilaturahmi ke Bangka Selatan, kami ucapkan terima kasih atas sambutannya, minta ilmu dengan Basel,” tutur Kholil, menyiratkan bahwa kota yang lebih besar pun tak ragu belajar dari pengalaman daerah lain dalam menjaga harmoni.

 

Kemenag Tekankan: Toleransi Harus Diekspresikan

 

Perjalanan kaji terap berlanjut ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Selatan. Di sana, dialog kerukunan semakin mendalam. Rombongan disambut oleh Kepala Kantor Kemenag, H. M. Karyawan, didampingi Ketua MUI Bangka Selatan, K.H. Zahirin, serta Ketua FKUB Basel, Marsanti.

 

Dalam sesi ini, pesan-pesan penting tentang peran FKUB bergema. Ketua FKUB Basel, Marsanti, menegaskan bahwa Bangka Selatan saat ini aman dan kondusif, dan berharap silaturahmi ini menghasilkan wawasan untuk menciptakan Babel yang “rukun, damai, dan sejahtera.”

 

Puncak penekanan datang dari Kepala Kemenag Basel, H. M. Karyawan. Ia menyoroti bahwa kerukunan tidak boleh hanya menjadi formalitas. “Toleransi jangan jadi basa-basi, jangan hanya sekedar ucapan, toleransi harus kita ekspresikan,” tegasnya.

 

Beliau secara khusus menyinggung tantangan debat agama di media sosial dan mendorong FKUB agar menjadi garda terdepan dalam meredam isu-isu sensitif tersebut.

 

Pangkalpinang Aman dan Harapan Kunjungan Balasan

 

Menutup diskusi, Ketua FKUB Pangkalpinang Drs. H. Kholil Mahfudz, melaporkan bahwa kondisi di Pangkalpinang pun cukup aman dan stabil, bahkan dalam isu-isu keagamaan.

 

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari berbagai sumber saat ini di Pangkalpinang tidak ada aliran kepercayaan,” ungkapnya.

 

Ia juga berharap FKUB Basel dapat membalas kunjungan ke Pangkalpinang, terutama untuk melihat Sekolah Tinggi Agama Konghucu Indonesia Negeri (STIAKIN) yang baru selesai dibangun, sebuah simbol nyata toleransi di ibukota provinsi.

 

Sebagai penutup, Kepala Badan Kesbangpol yang mewakili Bupati Basel, kembali mengingatkan pentingnya sinergi antarlembaga. Ia menegaskan bahwa setiap permasalahan, termasuk isu keagamaan, harus ditangani secara kolaboratif dan terukur oleh seluruh stakeholder.

 

“Permasalahan harus diperbaiki sesuai dengan dosisnya,” pungkasnya.

 

Kunjungan kaji terap ini tak hanya sekadar agenda formal, melainkan sebuah penegasan komitmen bahwa menjaga dan memperkuat kerukunan adalah pondasi yang tak tergoyahkan bagi pembangunan di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (GV004)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.