PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Komitmen untuk menyajikan pelayanan prima kepada masyarakat terus digenjot oleh Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang. Kali ini, langkah nyata ditunjukkan oleh Dwiyana Ocviyanti, Penyuluh Agama Islam fungsional yang turut ambil bagian dalam Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Pelayanan Publik Angkatan II.
Kegiatan intensif yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan (BDK) Keagamaan Palembang ini berlangsung selama sepekan penuh, mulai Senin hingga Sabtu (22-27 Juni 2026). Di tengah keterbatasan jarak, pelatihan dilakukan secara virtual melalui platform Zoom Meeting demi menjangkau para aparatur di berbagai daerah.
Berdasarkan materi pelatihan tampak membedah instrumen penting kedinasan, salah satunya mengenai penyusunan “Formulir Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)” yang mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017.
Melalui pembelajaran ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam tentang bagaimana mengukur, mengevaluasi, serta memperbaiki standar pelayanan—mulai dari kemudahan persyaratan hingga transparansi prosedur di unit kerja masing-masing.
Keterlibatan aktif Dwiyana Ocviyanti membuktikan bahwa Penyuluh Agama di era digital tidak hanya dituntut menguasai materi keagamaan, melainkan juga harus adaptif terhadap sistem administrasi publik yang modern.
“Pelayanan publik yang berkualitas adalah wajah dari Kementerian Agama. Melalui PJJ ini, diharapkan kompetensi ASN, khususnya kami para penyuluh di lapangan, dapat semakin meningkat sehingga mampu memberikan layanan yang cepat, tepat, dan memuaskan bagi umat,” ujar Dwiyana.
Meski dilaksanakan secara daring bersama puluhan peserta lainnya dari berbagai wilayah kerja BDK Palembang, antusiasme dan interaksi dalam ruang diskusi digital tetap berjalan interaktif demi mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. (Imelda)










